Hendak Padamkan Api, Mobil Damkar Polman Malah Terguling, Petugas Terlempar ke Jalan!

Avatar photo

POLEWALI, MASALEMBO.ID – Niat mulia personil Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, untuk memadamkan si jago merah berujung duka setelah mobil dinas yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan hebat dan terguling di jalanan.

Insiden tragis yang terjadi di Jalan Trans Sulbar, Kecamatan Tumpiling saat petugas berpacu dengan waktu menuju lokasi kebakaran di Bumiayu Wonomulyo ini mengakibatkan armada pemadam terbalik dan membuat seluruh petugas di dalamnya terlempar hingga terluka parah.

Baca Juga  Kekeringan Parah, Warga Polewali Mandar Gelar Shalat Istisqa

Berdasarkan rekaman video amatir di lokasi kejadian, kendaraan taktis dengan muatan air penuh tersebut melaju dari arah Posko Induk Matakali. Namun saat melintas di wilayah Tumpiling, armada yang berbobot berat ini mendadak oleng tak terkendali hingga terguling tepat di tengah jalan raya.

Benturan keras tersebut membuat tujuh orang personil yang berada di dalam dan bagian belakang mobil terhempas ke aspal, sebelum akhirnya dievakuasi oleh warga sekitar dan pengendara yang melintas ke Rumah Sakit Pratama Wonomulyo.

Baca Juga  Bangun Kerja Sama Internasional, Sulbar Serahkan Panduan Investasi ke Kedutaan Bahrain

Kepala Damkar Polman, Imran, yang juga menjadi korban dalam musibah tersebut menjelaskan bahwa insiden terjadi saat armadanya berusaha menghindari benturan dengan kendaraan lain di depannya.

“Kami dari arah posko induk Matakali menuju Wonomulyo. Nah, pas di timpiling, ada mobil Pajero yang beriringan di depan kami. Tiba-tiba mobil tersebut keluar jalur hendak melambung. Nah, kami hindari akhirnya mobil terguling,” katanya di rumah sakit.

Baca Juga  Sekolah Perempuan Diluncurkan di Desa Seppong, Perkuat Peran Kaum Hawa dalam Pembangunan

Seluruh korban yang berjumlah tujuh orang kini tengah mendapatkan perawatan medis intensif di ruang UGD Rumah Sakit Pratama Wonomulyo lantaran mengalami luka-luka di bagian kepala, kaki, dan tangan.

Mengingat kondisi luka yang cukup serius pada beberapa petugas, sejumlah personil yang mengalami luka berat rencananya akan segera dirujuk ke Rumah Sakit Umum Hajja Andi Depu untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif. (ant/har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *