Pria 19 Tahun di Polman Dibacok Saat Berkendara Motor, Pelaku Masih Misterius

Avatar photo
Tampak korban pembacokan (putih) saat mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar. (Foto: Polres Polman)

POLEWALI, MASALEMBO.ID – Seorang pria mengalami luka tebas usia dibacok seorang yang belum diketahui identitasnya. Peristiwa ini terjadi di Desa Rumpa, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat pada Senin, 28 September 2026 dini hari sekitara pukul 01.00 WITa.

Korban diketahui bernama Topan (19) warga Mapilli, sementara pelaku yang masih misterius sedang dalam penyelidikan aparat kepolisian.

Berdasarkan hasil keterangan dari sejumlah saksi, diperoleh informasi bahwa pada saat kejadian sekitar pukul 01.00 WITa, korban Topan bersama rekannya bernama Fadil sedang dalam perjalanan menuju Desa Rumpa mengendarai sepeda motor.

Baca Juga  Berawal dari Media Sosial, Berakhir Tragis: Dugaan Aborsi Tewaskan Perempuan di Polman

Dalam perjalanan, korban mendengar seseorang memanggil namanya, “Topan”. Sesaat kemudian korban menyadari bahwa dirinya telah terkena sabetan senjata tajam diduga parang pada bagian bahu sebelah kanan.

Usai kejadian rekan korban, Fadil, segera membawa Topan ke Puskesmas Mapilli untuk mendapatkan pertolongan medis.

Baca Juga  Pemkab Mateng Ikuti Gerakan Kembali Bersekolah, 298 Siswa Kembali ke Bangku Pendidikan

Di lokasi kejadian, polisi tidak menemukan pelaku, namun berhasil mengamankan sejumlah barang yang diduga milik pelaku; seperti sepeda motor, handphone, dan senjata tajam jenis parang.

Kapolsek Wonomulyo AKP Shandy Indrajatiwiguna mengatakan, kasus ini masih dalam penyelidikan. Pihaknya juga telah mengarahkan keluarga korban untuk melapor secara resmi di Satreskrim Polres Polman.

Baca Juga  Raih Prestasi, Satlantas Polman Terbaik I di Hari Lalu Lintas Bhayangkara

Catatan polisi, dalam satu malam, terjadi dua kasus penikaman dan pembacokan di wilayah hukum Polsek Wonomulyo. Pertama di Dusun Andau, Desa Tumpiling, Kecamatan Wonomulyo, dan kejadian di Desa Rumpa Kecamatan Mapilli tersebut.

“Yah betul, jadi hanya selang beberapa jam saja setelah kasus penikaman di Tumpiling, terjadi lagi kasus pembacokan di Rumpa Mapilli,” ungkap Kapolsek Wonomulyo AKP Shandy Indrajatiwiguna. (ant/har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *