MAMUJU, MASALEMBO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas II Tampa Padang merilis peringatan dini mengenai potensi banjir pesisir atau rob.
BMKG keluarkan himbauan waspada banjir rob di 5 kabupaten di Sulbar menyusul adanya fenomena fase bulan baru yang diperkirakan terjadi pada 20 Desember 2025.
Peringatan ini berlaku mulai tanggal 20 Desember hingga 21 Desember 2025. Fenomena astronomi tersebut diprediksi akan memicu peningkatan tinggi air laut maksimum yang disertai dengan potensi cuaca ekstrem di sepanjang wilayah pesisir Sulawesi Barat.
Selain faktor pasang air laut, potensi banjir rob ini juga dipengaruhi oleh prakiraan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang serta adanya potensi angin kencang di wilayah terdampak.
Berdasarkan data BMKG, potensi bencana banjir pesisir dan gelombang pasang diperkirakan puncaknya akan terjadi pada pukul 18.00-19.00 WITA.
Adapun lima wilayah kabupaten di Sulawesi Barat yang masuk dalam zona waspada adalah:
- Pesisir Kabupaten Mamuju
- Pesisir Kabupaten Mamuju Tengah
- Pesisir Kabupaten Pasangkayu
- Pesisir Kabupaten Majene
- Pesisir Kabupaten Polewali Mandar
Pihak BMKG memperingatkan bahwa kondisi ini secara umum dapat mengganggu aktivitas keseharian masyarakat, terutama bagi mereka yang berdomisili atau beraktivitas di sekitar area pesisir pantai.
“Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga dalam mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut yang disertai gelombang tinggi. Masyarakat juga diminta untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca maritim yang dikeluarkan secara resmi oleh BMKG guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” demikian keterangan BMKG dalam surat yang dilihat awak media pada Jumat (19/12/2025) malam.
Peringatan dini melalui surat dengan nomor e.B/ME.01.02/003/KMJU/XII/2025 ditandatangani oleh Kepala Stasiun Meteorologi Tampa Padang, Devi Ardiansyah, dan Prakirawan Noor Vietria Santi pada 19 Desember 2025 di Mamuju. (har/red)












