Mateng  

5 ABK KLM Fadil 12 yang Tenggelam di Perairan Samarinda Berhasil Ditemukan

Avatar photo

MATENG,MASALEMBO.ID-Sebanyak lima anak buah kapal (ABK) KLM FADIL 12 yang tenggelam di perairan Samarinda, Kalimantan Timur, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat setelah terombang-ambing di laut lepas menggunakan alat apung berupa papan.

Kelimanya kini telah dievakuasi dan dibawa menuju Pelabuhan Desa Babana, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Jumat (31/10/2025).

Kelima korban masing-masing:

1.Reski Wawan (28)
Alamat:Desa Sappang,Kecamatan Banam, Jeneponto.

2 .Sahar (28)
Alamat: Rappokalling, Kecamatan Tallo,Makassar.

3.Wandi (20)
Alamat: Dusun Bonto Baru,Kecamatan Taroang,Jeneponto.

Baca Juga  Nirwanasari Suarakan Program Sekolah Rakyat di Hadapan Wamensos Agus Jabo Priyono

4.Rahman Dg Tiro (31)
Alamat:Dusun Bontang,Kecamatan Binamu, Jeneponto.

5.Ardi (16)
Alamat: Dusun Kampung Baru, Jeneponto

Kepala Tim SAR, Aswandi adapun kronologis kejadian berdasarkan informasi yang diterima oleh Pusat Data dan Informasi BPBD Kabupaten Mamuju Tengah, telah terjadi insiden tenggelamnya kapal bernama KLM FADIL JAYA 12 di perairan muara Samarinda sekitar 5 hari yang lalu bermuatan batu bara.

Diketahui kapal tersebut membawa 8 orang kru, 5 orang kru ditemukan dalam kondisi terombang-ambing di Selat Makassar ditemukan oleh kapal TB. Ansanus. saat kapal tersebut dalam pelayaran menuju wilayah perairan Kabupaten Mamuju Tengah. Sementara 3 orang kru lainnya hingga saat ini belum ditemukan yakni.

Baca Juga  Pemkab Mateng Ikuti Gerakan Kembali Bersekolah, 298 Siswa Kembali ke Bangku Pendidikan

1.Heri (30)
Alamat : Jeneponto

2.Adi (40)
Alamat:Jeneponto

3.Rido (19)
Alamat Jeneponto.

Kapal yang mengangkut para korban dilaporkan tiba di Pelabuhan Babana pada Kamis malam dan langsung disambut oleh tim gabungan Basarnas bersama petugas medis. Setibanya di pelabuhan, kelima korban selamat segera dievakuasi menuju Puskesmas Babana untuk mendapatkan perawatan medis intensif

“Rencananya, setelah menjalani pemeriksaan dan perawatan medis, para korban selamat akan dipulangkan ke daerah domisili masing-masing. Pihak berwenang juga tengah berkoordinasi untuk melakukan penyelidikan penyebab pasti tenggelamnya kapal yang menelan korban tersebut,” ujarnya.

Baca Juga  Mateng Raih Predikat B SAKIP dan ZI, Wakil Bupati Tegaskan Komitmen Perbaikan Layanan Publik

Insiden ini menjadi pengingat penting akan tingginya risiko pelayaran di perairan terbuka, terutama bagi kapal yang tidak dilengkapi alat keselamatan memadai. Basarnas bersama aparat terkait terus melakukan operasi pencarian terhadap tiga korban yang belum ditemukan, dengan harapan seluruh korban dapat segera dievakuasi.(Dion).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *