POLEWALI, MASALEMBO.ID – Isak tangis histeris keluarga tak terbendung saat Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi jasad Humairah (7), bocah perempuan yang menjadi korban tenggelam di Sungai Mapilli, Desa Segerang, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
Korban ditemukan pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 08.30 WITA dalam kondisi sudah tidak bernyawa setelah sempat dinyatakan hilang terseret arus sungai. Tim SAR Gabungan langsung bergerak cepat mengevakuasi korban dan menyerahkannya kepada pihak keluarga yang sudah menunggu dalam kondisi berduka mendalam.
Tragedi memilukan ini bermula ketika dilaporkan ada lima bocah yang hanyut terseret arus di Sungai Mapilli, Kecamatan Campalagian, pada Jumat (5/6/2026) lalu. Sore itu, kelima anak tersebut awalnya datang ke sungai dengan ceria untuk mandi dan bermain air bersama. Namun malang, kebahagiaan mereka berubah menjadi petaka dalam sekejap ketika mereka tidak menyadari bahwa tubuh mungil mereka perlahan-lahan telah terseret oleh derasnya pusaran arus air sungai yang tiba-tiba meluap hingga akhirnya mereka semua hanyut terbawa aliran sungai yang ganas.
Dengan ditemukannya Humairah, kini total korban yang telah berhasil dievakuasi berjumlah empat orang. Dari total tersebut, dua anak beruntung ditemukan dalam kondisi selamat, yakni Fatimah (6) dan Zakia (6), sementara dua anak lainnya harus meregang nyawa dan dinyatakan meninggal dunia, yaitu Fausiah Rafifa (6) serta Humairah (7) yang baru saja dievakuasi pagi ini.
Namun, tugas kemanusiaan tim penyelamat ini masih belum usai karena masih ada satu bocah lagi bernama Dermawan (6) yang keberadaannya hingga kini masih menjadi misteri dan berada dalam pencarian intensif.
Operasi besar-besaran ini melibatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Polewali Mandar bersama seluruh unsur gabungan dari Brimob Polman, Kodim 1402, BPBD, Polsek Mapilli, PSC 119 Polman, Pemadam Kebakaran, Tagana, Inafis, hingga masyarakat setempat yang bahu-membahu menyisir aliran sungai.
“Setelah berhasil menemukan satu korban atas nama Humairah pada pagi hari ini, Tim SAR Gabungan akan terus melanjutkan pencarian terhadap satu korban lainnya atas nama Dermawan. Kami berharap korban dapat segera ditemukan sehingga seluruh proses pencarian dapat diselesaikan,” ujar Ibrahim selaku Kordinator Unit Siaga SAR Kabupaten Polewali Mandar.
Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan terus mengoptimalkan segala upaya penyisiran dari titik lokasi kejadian awal hingga ke arah muara sungai dengan harapan korban terakhir bisa segera ditemukan. (har/red)












