Disorot Karena Kotor, Kepala Puskesmas Ulumanda Sebut Petugas Tak ‘Standby’ 24 Jam

Avatar photo
Tampak salah satu ruang perawatan di Puskesmas Uluamda, Kabiraan, Kecamatan Ulumanda. (Foto: Aco Bakri)

MAJENE, MASALEMBO.ID – Harapan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang nyaman di Puskesmas Ulumanda, Kabiraan, tampaknya belum maksimal. Fasilitas kesehatan tersebut mala menjadi sorotan masyarakat karena kondisinya yang dinilai kurang bersih.

Seorang warga, Aco Bakri, mengungkap pengalaman tidak menyenangkan saat keluarganya menggunakan fasilitas kesehatan tingkat pertama di Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene tersebut. Ia mengatakan hampir semua ruang perawatan tampak berantakan, penuh sampah, dan toilet justru mengeluarkan bau tak sedap yang menyengat.

“Wc-nya tidak bisa saya masuki karena busuk sekali dan tidak terawat. Hampir semua kamar kondisinya sama pak, kotor dan bau,” keluh Aco, Minggu (28/12/2025).

Sebagai keluarga pasien, Aco mengaku kecewa karena tidak ada tindakan dari petugas, ia bahkan menyaksikan sendiri bagaimana keluarga pasien akhirnya memilih mengambil sapu dan alat pembersih untuk membersihkan ruangan mereka sendiri. Hal ini menurutnya sangat ironis, karena beban pasien yang sudah sakit harus ditambah dengan pekerjaan teknis yang seharusnya menjadi tanggung jawab pihak puskesmas.

Baca Juga  WALHI Sulbar: Negara Tak Boleh Tunduk pada Korporasi Perusak Lingkungan, Cabut Izin PT PSL

“Saya di Puskesmas dan sudah tanya perawat mana cleaning service-nya, katanya nanti masuk membersihkan kalau pagi, tidak mungkin sekotor ini kalau setiap pagi dibersikan. Keluarga pasien sampai marah-marah di depan perawat,” ungkap Aco Bakri.

Aco menegaskan bahwa masalah kebersihan di puskesmas tidak boleh dianggap remeh atau sekadar urusan estetika. Dalam dunia medis, kebersihan adalah harga mati untuk mencegah infeksi tambahan bagi pasien.

“Puskesmas itu tempat orang mencari kesembuhan, bukan malah menambah penyakit karena lingkungannya kumuh. Kami mempertanyakan di mana fungsi pengawasan dan tanggung jawab pimpinan di sini? Ini kelalaian serius yang tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,” tegas pria yang juga Presiden Mahasiswa (Presma) STAIN Majene.

Baca Juga  Gebarakan Baru! Dinkes dan P2KB Sulbar Resmi Bersatu, Strategi Jitu Lawan Stunting?

Menanggapi protes tersebut, Kepala Puskesmas Ulumanda, Muh Asri Slamet, angkat bicara. Lewat keterangan Senin (29/12/2025), ia menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pasien. Namun, di balik permohonan maaf tersebut, Asri memberikan pembelaan terkait sistem kerja yang ada di instansinya. Ia menyebutkan bahwa sebenarnya petugas kebersihan atau cleaning service (CS) bekerja dengan baik, namun mereka memiliki keterbatasan jadwal.

Menurut Asri, para petugas kebersihan hanya bekerja pada pagi hari dan tidak bersiaga selama 24 jam atau terbagi dalam sistem shift. “Mungkin fotonya diambil pas tanggal merah atau hari libur karena CS tidak masuk. Petugas kebersihan kami jadwalnya pagi saja, tidak standby. Jadi kalau ada pasien keluar sore hari, otomatis ruangannya baru bisa dibersihkan besok paginya,” jelas Asri menanggapi gambar salah satu ruangan Puskemas Ulumanda yang tampak kotor.

Baca Juga  Atasi Banjir di Ujung Baru Polman, Pemprov Sulbar Rancang Pembangunan Drainase 3 Kilometer

Meski memberikan pembelaan terkait jadwal kerja, Asri mengakui bahwa kejadian ini merupakan kritik bagi manajemen Puskesmas Ulumanda. Ia berjanji akan melakukan evaluasi terhadap kinerja para staf dan mempertimbangkan perubahan skema kerja petugas kebersihan. Ia menyadari bahwa keluhan masyarakat adalah sinyal bahwa sistem yang ada saat ini perlu diperbaiki, termasuk kemungkinan membagi shift kerja jika jumlah petugas mencukupi.

Masyarakat kini berharap agar janji evaluasi tersebut bukan sekadar “obat penenang” sesaat. Bagaimanapun, pelayanan kesehatan yang bersih, layak, dan manusiawi adalah hak dasar yang harus dirasakan oleh seluruh warga di pelosok Ulumanda tanpa terkecuali. (har/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *