Kolaborasi Penulis Zeed Abdillah dan Brigpol Suherwin Suardi Lahirkan Buku “Narkoba Bukan Jalan Pulang”

Avatar photo
Buku Narkoba Bukan Jalan Pulang karya kolaborasi penulis Zeed Abdillah dan Brigpol Suherwin Suardi. (Ist/Asrianto)

POLEWALI, MASALEMBO.ID – Sebuah kolaborasi apik antara dunia literasi dan aparat penegak hukum hadir sebagai instrumen edukasi baru dalam memerangi bahaya narkotika. Buku bertajuk “Narkoba Bukan Jalan Pulang” resmi hadir di tengah masyarakat, membawa misi besar untuk memberikan perspektif nyata mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkoba.

Karya ini lahir dari tangan dingin penulis utama, Zeed Abdillah, yang menggandeng Brigpol Suherwin Suardi dari Satuan Resnarkoba Polres Polman, Polda Sulbar. Dalam proyek ini, Brigpol Suherwin tidak hanya bertindak sebagai pendamping, tetapi juga berperan besar sebagai pembimbing dan penasihat yang memastikan isi buku sejalan dengan realita di lapangan.

Baca Juga  Kisah Brigpol Adri, Anggota Polres Majene yang Aktif Dorong Ketahanan Pangan Warga

Kolaborasi ini menghadirkan sudut pandang yang menyeluruh, di mana kekuatan narasi penulis dipadukan dengan pengalaman langsung aparat dalam menangani kasus narkoba. Selama proses penyusunan, Brigpol Suherwin Suwardi memberikan arahan, masukan, serta wawasan mendalam terkait pola peredaran dan dampak nyata narkoba di tengah masyarakat. Hal ini membuat buku tersebut tidak hanya bersifat teoritis, namun sarat akan realita.

Baca Juga  Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Sumenep Mengkhawatirkan, Butuh Intervensi Sosial yang Lebih Kuat

Brigpol Suherwin Suardi menegaskan pentingnya akurasi informasi dalam karya ini. “Masukan dan wawasan mengenai peredaran serta dampak narkoba ini bertujuan agar pembaca mendapat gambaran nyata tentang apa yang terjadi di masyarakat,” ungkapnya.

Berbeda dengan kampanye antinarkoba konvensional, “Narkoba Bukan Jalan Pulang” disajikan dengan pendekatan yang lebih relevan bagi generasi muda. Buku ini membedah bagaimana penyalahgunaan narkoba kerap bermula dari hal sederhana seperti rasa penasaran, tekanan lingkungan, hingga keinginan mencari pelarian.

Baca Juga  Kenapa Pansus Tatib DPRD Sumenep, Geser Bappeda dari Mitra Kerja Komisi III ke Komisi I ?

Melalui penyampaian yang jujur dan tidak menghakimi, buku ini berupaya memberikan kesadaran bahwa setiap pilihan memiliki konsekuensi dan masa depan harus dijaga sejak langkah awal. Kehadiran karya ini diharapkan menjadi bagian dari upaya kolektif dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba di Indonesia.

Bagi masyarakat yang ingin mendalami pesan edukasi ini, buku “Narkoba Bukan Jalan Pulang” saat ini telah tersedia secara luas di Detak Pustaka Toko dan jaringan toko buku nasional seperti Gramedia. (Ant/har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *