Bupati Achmad Fauzi Sebut Sensus Ekonomi 2026 Menjadi Penentu Arah Pembangunan Sumenep

Avatar photo
Bupati Achmad Fauzi Wongsojuudo di sela-sela acara BPS di Pendopo Agung Keraton Sumenep (Istimewa/Masalembo.id)

SUMENEP, MASALEMBO.ID – Bupati Achmad Fauzi Wongsojuudo menyebut pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, sebagai langkah krusial dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Sumenep ke depan.

Pemerintah daerah menilai, pendataan ini bukan sekadar rutinitas statistik, melainkan instrumen penting untuk memastikan kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.

Dalam konteks pembangunan daerah, ketersediaan data yang akurat menjadi fondasi utama. Melalui sensus ini, pemerintah dapat memetakan kondisi ekonomi secara menyeluruh, mulai dari skala usaha kecil hingga sektor industri yang lebih besar. Hasilnya diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha lokal.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa peran sensus sangat strategis dalam mendukung perencanaan pembangunan berbasis data. Ia menyebut, tanpa data yang valid, kebijakan berisiko tidak tepat sasaran.

Baca Juga  3 Pabrik Batu Bata di Majene Ludes Terbakar, Kerugian Mencapai Puluhan Juta Rupiah

“Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan, tetapi merupakan langkah strategis dalam membangun Kabupaten Sumenep yang lebih baik, karena data akurat sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” katanya (29/06).

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam menyukseskan agenda tersebut. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam mengumpulkan data yang komprehensif dan berkualitas. Dibutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat, pelaku usaha, hingga berbagai lembaga terkait.

Momentum Sensus Ekonomi 2026 juga dinilai sebagai ajang memperkuat kolaborasi lintas sektor. Dengan keterlibatan bersama, proses pendataan diharapkan berjalan optimal dan menghasilkan informasi yang benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan.

Baca Juga  PJR Ditlantas Polda Sulbar Gagalkan Penyelundupan Pupuk Subsidi di Mamuju

“Yang jelas pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, para pelaku usaha, serta lembaga terkait agar pelaksanaan sensus ini berjalan dengan lancar dan menghasilkan data yang berkualitas,” tegasnya.

Bupati Achmad Fauzi lantas mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pelaku usaha di berbagai bidang, untuk memberikan keterangan yang jujur, lengkap, dan terbuka kepada petugas sensus. Keakuratan data menjadi kunci agar hasil sensus dapat digunakan secara maksimal dalam penyusunan kebijakan.

Partisipasi masyarakat dinilai bukan sekadar kewajiban, tetapi kontribusi nyata dalam pembangunan daerah. Dengan keterlibatan tersebut, arah kebijakan yang dihasilkan akan lebih tepat dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan.

“Masyarakat berpartisipasi aktif sebagai kunci keberhasilan sensus, untuk mendorong kebijakan pembangunan demi mewujudkan Kabupaten Sumenep yang lebih maju, tangguh, dan sejahtera,” jelasnya.

Baca Juga  RSUD Moh. Anwar Sumenep Prioritaskan Peningkatan Mutu Pelayanan

Selain itu, pemerintah berharap hasil sensus mampu menjadi dasar dalam merancang program yang lebih efektif, terutama dalam membuka lapangan kerja baru dan memperkuat struktur ekonomi daerah. Dengan fondasi data yang kuat, Sumenep diyakini mampu menghadapi berbagai tantangan ekonomi di masa mendatang.

Bupati juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu menerima petugas sensus yang datang langsung ke rumah atau tempat usaha. Kehadiran mereka merupakan bagian dari upaya negara dalam memastikan seluruh aktivitas ekonomi tercatat secara akurat.

“Apabila ada petugas sensus datang ke rumah sambut dengan baik, dan jadilah bagian dari pembangunan Kabupaten Sumenep yang lebih maju dengan memberikan data akurat,” pungkasnya (red/TH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *