MAJENE, MASALEMBO.ID – Wakil Bupati Majene Andi Ritamariani meminta Pemerintah Desa (Pemdes) mengoptimal layanan publik dengan teknologi informasi guna mendorong efisiensi dan transparansi tata kelola pemerintahan di tingkat tapak. Permintaan tersebut disampaikan dalam pembukaan acara Sosialisasi Layanan Digital Desa yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Majene, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan strategis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Majene ini dihadiri langsung oleh seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Majene. Agenda ini dirancang khusus untuk mempercepat langkah transformasi digital hingga ke pelosok desa, sekaligus memperkuat kesiapan para aparatur desa dalam menghadapi era keterbukaan informasi.
Melalui program ini, para peserta mendapatkan pembekalan intensif terkait pemanfaatan berbagai platform digital pemerintahan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas serta pemahaman aparatur desa, sehingga berbagai urusan administratif dan pelayanan masyarakat dapat berjalan jauh lebih efektif, efisien, transparan, serta mudah diakses dari mana saja.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Majene Andi Ritamariani menegaskan bahwa perangkat pemerintahan era sekarang dituntut untuk bergerak cepat dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Menurutnya, pemerintah desa memegang peranan yang sangat vital karena merupakan ujung tombak birokrasi yang berhadapan langsung dengan kebutuhan harian masyarakat.
“Transformasi digital bukan sekadar penggunaan teknologi. Ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di tingkat desa,” ujar Andi Ritamariani di hadapan para kepala desa.
Ia menambahkan bahwa penerapan teknologi digital akan memangkas rantai birokrasi yang rumit, meminimalisir potensi kekeliruan data, serta memberikan kepastian waktu dan biaya bagi warga yang mengurus dokumen administrasi. Oleh karena itu, komitmen dari seluruh jajaran kepala desa menjadi kunci utama keberhasilan program modernisasi ini.
Melalui penyelenggaraan sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Majene menargetkan seluruh pemerintah desa di wilayahnya mampu merancang dan mengimplementasikan sistem layanan berbasis digital yang adaptif, aman, serta selaras dengan karakteristik maupun kebutuhan wilayah masing-masing.
Langkah akselerasi ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat. Dengan integrasi teknologi yang menyeluruh, Pemkab Majene optimistis dapat mewujudkan tata kelola daerah yang modern, akuntabel, dan responsif terhadap dinamika kemajuan zaman. (ril/har)














