Warga Desa Kuajang Polman Ditemukan Tewas di Tengah Sawah, Ini Kata Kapolsek

Avatar photo
Warga (dalam lingkaran merah) saat ditemukan di area persawahan dalam kondisi meninggal dunia. (Asrianto/masalembo.id)

POLEWALI, MASALEMBO.ID – Warga di Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah di tengah area persawahan pada Minggu, 2 Agustus 2026 sore. Penemuan tepat di sawah Dusun Lemo Tua.

Korban teridentifikasi bernama Mo’in (49), warga asal Desa Ongko, Kecamatan Campalagian, namun sudah berdomisili di kampung istinya di Lemo Tua Kuajang.

Korban pertama kali ditemukan oleh seorang petani yang sedang bekerja di sawahnya. Dia kemudian melaporkan kejadian ini ke pemerintah desa setempat. Saat ditemukan korban sudah tewas bersimbah darah dengan posisi terlentang.

Baca Juga  Kapolsek Matangnga Kawal Penanganan Longsor, DPRD Sulbar Turunkan Alat Berat

Aparat kepolisian dari Polsek Binuang mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan penyelidikan awal dan berkoordinasi dengan tim unit Satreskrim Polres Polman.

Jenazah korban baru dapat di evakuasi pada pukul 7 malam, karena harus menunggu tim identifikasi dari Polres Polman untuk melakukan olah TKP. Usai menggelar olah TKP, jenazah lalu ditandu dari tengah sawah menuju mobil polisi untuk dibawa ke rumah sakit Andi Depu dilakukan visum.

Baca Juga  Dukung Program Pemerintah, IAD Kajari Polewali Mandar Salurkan Bantuan untuk Anak Stunting

Kapolsek Binuang Iptu Rahman mengatakan, dari hasil identifikasi awal tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Terkait adanya ceceran darah diduga akibat benturan keras korban saat terjatuh dari atas pohon kelapa.

Baca Juga  Cuaca Ekstrem Terjang Majene: Atap Kantor UPTD KB Terbang hingga Pohon Tumbang Tutup Jalan

“Kuat dugaan korban ini meninggal akibat terjatuh dari atas pohon kelapa. Kalau luka terbuka tidak ada di tubuh korban, kalau darah itu diduga akibat kepalanya terbentur saat jatuh,” katanya.

Meski demikian polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kematian korban. Polisi masih menunggu hasil visum resmi dari pihak RS Andi Depu. (ant/har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *