Wagub Sulbar Jadi Korban Deepfake Hoaks Pemutihan Pajak

Avatar photo

MAMUJU, MASALEMBO.ID-Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Salim S. Mengga, menjadi korban manipulasi video atau deepfake yang menyebarkan informasi hoaks tentang program pemutihan pajak.

Video yang viral di media sosial, khususnya dari akun TikTok @pemutihan_pajak_2025, menampilkan Wagub Salim seolah-olah mengumumkan program perpajakan palsu. Dalam video tersebut, disebutkan empat poin utama: gratis balik nama kendaraan, gratis bayar pajak kendaraan, gratis pembuatan SIM, dan gratis ganti plat kendaraan.

Baca Juga  Kunjungi Korban Salah Tangkap di RSUD Polman, Wagub Sulbar Ingatkan Pentingnya Penyelesaian Hukum yang Manusiawi

Menanggapi hal ini, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, telah mengonfirmasi bahwa video tersebut adalah palsu.

“Video yang beredar adalah deepfake. Video aslinya adalah sambutan Wagub untuk Pengurus Wilayah (PW) KAHMI Sulbar atas pelantikannya, yang sama sekali tidak menyebutkan program pemutihan pajak,” tegas Ridwan, Selasa 15 September 2025.

Baca Juga  Belanja Pegawai Tembus 40 Persen, Gubernur Suhardi Duka: Kalau Pusat Tak Relaksasi, Daerah Bisa Lumpuh

Deepfake merupakan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk membuat konten audiovisual yang terlihat sangat nyata, namun palsu. Teknologi ini sering disalahgunakan untuk menyebarkan disinformasi, merusak reputasi, atau penipuan.

Baca Juga  Dukung Moderasi Beragama, Kesbangpol Sulbar Ikuti Kegiatan Penguatan Organisasi PW Muslimat NU

Kominfo Sulbar mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan selalu memverifikasi kebenaran informasi sebelum menyebarluaskannya. Masyarakat diminta untuk tidak mudah terpancing oleh konten-konten provokatif, yang menjanjikan hal yang tidak jelas sumbernya.

“Mari bersama cegah penyebaran hoaks yang dapat menimbulkan kebingungan dan merugikan banyak pihak,” pungkasnya. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *