Bupati Sumenep Pantau Langsung Pelaksanaan TKA SMP

Avatar photo
Achmad Fauzi saat memantau secara langsung pelaksanaan TKA tingkat SMP di Kabupaten Sumenep (Istimewa/Masalembo.id)

SUMENEP, MASALEMBO.ID – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo turun ke sejumlah sekolah untuk memastikan ujian berlangsung sesuai standar yang telah ditetapkan.
Pemantauan tersebut dilakukan di beberapa titik lokasi penyelenggaraan, salah satunya di SMP Al-Hidayah pada Senin (06/04).

Kehadiran orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu menjadi bentuk perhatian sekaligus komitmen terhadap mutu pendidikan di daerah.

“Kami memastikan bahwa pelaksanaan tes berjalan dengan lancar, tertib, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan berdasarkan hasil peninjauan di sekolah,” kata Bupati di sela-sela kegiatannya, di SMP Al-Hidayah, Senin (06/04/2026).

Dalam kunjungannya, Bupati tidak hanya meninjau teknis pelaksanaan ujian, tetapi juga mengamati kesiapan sarana dan prasarana pendukung. Mulai dari ruang ujian, distribusi soal, hingga sistem pengawasan menjadi perhatian utama guna menjamin integritas pelaksanaan TKA.

Ia pun memberikan apresiasi kepada para guru dan panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan pelaksanaan ujian dengan matang. Menurutnya, kesiapan tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas dan kredibilitas hasil ujian.

Baca Juga  Pelantikan Eselon II Pemprov Sulbar Menunggu Pertek, Gubernur SDK Soroti Lambannya Proses di BKN

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa TKA bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan instrumen penting untuk mengukur capaian pembelajaran siswa. Oleh karena itu, seluruh peserta diminta mengikuti ujian dengan sungguh-sungguh.

Para siswa peserta hendaknya mengikuti dengan sungguh-sungguh, mengingat Tes Kemampuan Akademik menjadi salah satu tolok ukur, untuk mengetahui sejauh mana kemampuan siswa dalam memahami materi pembelajaran.

“Hasil dari tes ini menjadi bahan evaluasi bagi siswa maupun tenaga pendidik, dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, demi memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Sumenep,” terangnya.

Namun demikian, Bupati menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik semata. Ia menilai, pembentukan karakter menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan.

“Yang jelas, pendidikan tidak berorientasi pada nilai akademik semata, tetapi membentuk karakter siswa, sehingga melalui pelaksanaan TKA, nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab tertanam pada diri peserta didik,” ujarnya.

Baca Juga  Kasi Penkum Kejati Sulbar: Sekda Majene Diminta Keterangan Terkait APBD 2023

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa kejujuran dalam mengerjakan soal merupakan nilai utama yang harus dijunjung tinggi oleh setiap siswa. TKA, menurutnya, harus menjadi sarana untuk menunjukkan kemampuan asli peserta didik.

“Tes Kemampuan Akademik bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi instrumen penting untuk mengukur capaian belajar siswa, sehingga seluruh peserta mengerjakan soal dengan jujur dan maksimal sesuai kemampuan masing-masing,” ujarnya.

Selain memastikan kelancaran teknis, Bupati juga memberikan motivasi langsung kepada para siswa. Ia mendorong mereka untuk tetap percaya diri dan fokus dalam menghadapi ujian.

“Siswa harus semangat dan percaya diri sebagai kunci penting dalam menghadapi ujian sekaligus tetap tenang, fokus dalam mengerjakan soal agar hasil tes makasimal dan memuaskan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh. Ihsan, menjelaskan bahwa pelaksanaan TKA tahun ini diikuti oleh ribuan siswa dari berbagai sekolah. Secara keseluruhan, terdapat 5.700 siswa yang tersebar di 196 lembaga pendidikan, baik negeri maupun swasta.

Baca Juga  Laka Tunggal di Jalan Arteri Mamuju Renggut Nyawa Seorang ASN Pemprov Sulbar

“Pelaksanaan TKA dilakukan secara serentak dengan standar operasional yang telah ditetapkan, guna menjamin kualitas dan kredibilitas hasil ujian,” tandasnya.

Ia menambahkan, Dinas Pendidikan terus berupaya mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing tinggi serta integritas yang kuat. Hal ini dinilai penting untuk menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

“Kami ingin lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Pelaksanaan TKA di Kabupaten Sumenep tahun ini diharapkan tidak hanya menghasilkan data akademik semata, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat sistem pendidikan yang berorientasi pada kualitas dan pembentukan karakter generasi muda. (Red/TH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *