Sambut Tim Penilai Adipura, Disbudpar Majene Harap Kawasan Pantai Dato Beri Poin Maksimal

Avatar photo
Suasana pantai Dato dipotret menjelang kedatangan tim penilai Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup RI, Minggu 8 Nopember 2026. (Masalembo.id/Egi)

MAJENE, MASALEMBO.ID – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Majene menyambut hangat kedatangan tim penilai Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dengan terus mengoptimalkan kebersihan di objek wisata unggulan. Salah satu titik yang menjadi perhatian utama dalam penilaian evaluasi lingkungan tahun ini adalah kawasan wisata pesisir Pantai Dato di Kelurahan Baurung, Kecamatan Banggae Timur.

Kepala Bidang Destinasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Majene, Muhammad Taslim Syah, mengatakan bahwa penataan dan pengawasan kebersihan di area pariwisata telah diperketat menjelang dan selama proses penilaian berlangsung. Langkah ini diambil untuk memastikan estetika dan kebersihan lingkungan pesisir tetap terjaga dengan baik.

“Kami tentu sangat mendukung penuh pelaksanaan penilaian Adipura ini. Kawasan Pantai Dato merupakan salah satu destinasi utama di Majene, sehingga kami berharap pengelolaan kebersihan di area ini dapat memberi kredit poin penilaian maksimal pada program Adipura tahun 2026,” kata Muhammad Taslim Syah pada Minggu (8/11/2026) usai mendampingi tim penilai Adipura di Pantai Dato Majene.

Baca Juga  BPBD Sulbar Terima Laporan Jebolnya Tanggul Penahan Ombak di Desa Salutambung

Ia menjelaskan bahwa Pantai Dato tidak hanya berperan sebagai ikon pariwisata daerah yang menyedot banyak wisatawan, tetapi juga menjadi representasi wajah kebersihan kawasan pesisir di kabupaten berjuluk Bumi Assamalewuang ini. Oleh karena itu, pengolahan sampah dan kerapian fasilitas umum di area spot wisata menjadi aspek vital yang terus dibenahi secara bersinergi.

Baca Juga  Mahasiswi UNIBA Madura Laporkan Dugaan Pelecehan ke Polres Sumenep

Sekedar informasi, Piala Adipura adalah merupakan penghargaan tertinggi skala nasional dari Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang dianugerahkan kepada kota atau kabupaten atas keberhasilannya dalam pengelolaan lingkungan hidup, tata ruang kota, dan pengolahan sampah. Kategori penilaian tidak hanya berfokus pada pusat perkotaan dan jalan ruang publik, tetapi juga mencakup kawasan wisata alam dan pesisir yang sering menjadi sumber titik kumpul sampah.

Pemerintah Daerah Kabupaten Majene di bawah kepemimpinan Bupati Andi Achmad Syukri dan Wakil Bupati Andi Ritamariani Basharoe terus menunjukkan komitmen tinggi dan ambisi besar untuk memboyong Piala Adipura ke Majene. Pimpinan daerah ini menegaskan bahwa pariwisata yang maju harus berjalan beriringan dengan standar kebersihan lingkungan yang tinggi.
Untuk mewujudkan capaian tersebut, geliat kebersihan telah digalakkan secara intensif sejak tahun lalu.

Baca Juga  Musrenbang Hingga Kerja Sama dengan Tsinghua University China, Pemprov Sulbar Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2027

Gerakan kebersihan ini mengusung pola sinergi lintas sektor dengan melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran instansi teknis, hingga organisasi masyarakat, pelaku usaha pariwisata, dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis).

Melalui sinergi lintas pihak di kawasan Pantai Dato, Disbudpar Majene optimistis integrasi antara pengelolaan destinasi wisata yang bersih, ketersediaan tempat sampah terpilah, dan partisipasi aktif pengunjung mampu memikat tim penilai serta membawa hasil yang memuaskan bagi Kabupaten Majene. (har/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *