MAJENE, MASALEMBO.ID – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Majene kembali menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui aksi kerja bakti massal yang dipusatkan di Pantai Binanga – Battayang, Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan ini merupakan rangkaian lanjutan dari gerakan bersih-bersih lingkungan yang secara konsisten digalakkan oleh instansi pemerintah setempat demi mewujudkan kawasan pesisir yang bersih, asri, dan nyaman bagi masyarakat.
Sejak pukul 07.00 Wita, puluhan pegawai yang meliputi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) penuh waktu maupun paruh waktu tampak antusias berkumpul di titik temu utama, yakni Monumen Sandeq Race Binanga. Mengenakan pakaian serba putih atau bernuansa putih, para peserta membawa berbagai perlengkapan kebersihan pribadi seperti garpu tanah, sarung tangan, serta kantong plastik dan karung besar untuk mengumpulkan sampah plastik maupun organik yang berserakan di sepanjang garis pantai.
Aksi gotong royong ini dikomandoi langsung oleh jajaran pejabat eselon III di lingkup Dinas Perkimtan, yang bertindak sebagai koordinator lapangan, yakni Kepala Bidang Perumahan, Kepala Bidang Penjal, Kepala Bidang Kawasan, serta Kepala Bidang Pertanahan. Kehadiran para kepala bidang ini tidak hanya memimpin jalannya pembagian sektor pembersihan, tetapi juga turut terjun langsung bersama staf untuk memungut sampah di area pesisir pantai.
Kepala Bidang Kawasan Dinas Perkimtan, Muhammad Fawsy, yang hadir memantau sekaligus memimpin aksi tersebut, menjelaskan bahwa gerakan kerja bakti ini merupakan bentuk dukungan penuh terhadap program pemerintah daerah, yakni “Majene Mapaccing”. Program ini diusung guna meraih penghargaan Adipura yang telah ditargetkan oleh Bupati Majene, Andi Achmad Syukri, melalui penguatan kolaborasi lintas sektoral yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan instansi pemerintah.
“Insyaallah kerja bakti terus berlanjut, hari Jumat kemarin Pantai Dato, terus hari ini lokasi pantai Binanga Battayang, hari Minggu di Pasar TPI,” ujar Fawsy saat ditemui di lokasi kegiatan pada Sabtu (7/11/2026) pagi.
Fawsy menambahkan, pemilihan lokasi kerja bakti dilakukan secara bergiliran di titik-titik strategis dan kawasan publik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat serta destinasi wisata andalan di Kabupaten Majene. Dengan melibatkan seluruh pegawai Perkimtan, pihaknya berharap kesadaran kolektif untuk merawat kebersihan lingkungan tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi budaya kerja sehari-hari.
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa tumpukan sampah, terutama limbah plastik sisa aktivitas pengunjung dan kiriman ombak, berhasil dibersihkan dalam waktu beberapa jam saja. Karung-karung yang telah terisi penuh kemudian diangkut menggunakan armada kebersihan untuk dibawa ke tempat pembuangan akhir.
Melalui kesinambungan aksi bersih-bersih yang dijadwalkan secara maraton ini, Dinas Perkimtan optimis bahwa kebersihan lingkungan di Kabupaten Majene dapat terjaga dengan baik. Hal ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam mendongkrak penilaian Adipura sekaligus memperindah wajah kota demi kenyamanan warga dan para wisatawan yang berkunjung ke Majene. (har/red)













