Polsek Malunda Mediasi Damai Suporter Tim Sepakbola Antar Desa

Kapolsek Malunda IPTU Antonius memimpin mediasi antar suporter sepakbola antar desa di Kecamatan Malunda yang terlibat kericuhan, Senin 21 Juli 2025 sore. (ist/masalembo.id)

MAJENE, MASALEMBO.ID – Kapolsek Malunda IPTU Antonius memimpin mediasi damai antara suporter tim sepakbola yang terlibat kericuhan pada Senin (21/7/2025) sore. Peristiwa ricuh tersebut terjadi di lapangan Tasinara, Lamungan Batu, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

“Masalahnya sudah aman, tinggal mau dikasih ketemu sama panitia di kantor camat,” kata Kapolsek IPTU Antonius Balaweling saat mengonfirmasi penanganan kasus tersebut, Senin malam.

Baca Juga  Warga Matakali Berduka, Seorang Ibu Ditemukan Meninggal Diduga Gantung Diri

Polsek Malunda mengambil inisiatif untuk memediasi konflik yang terjadi antara suporter kedua tim sepakbola antar desa. Mediasi dilakukan untuk mencegah eskalasi lebih lanjut dan menjaga keharmonisan hubungan antar warga desa.

IPTU Antonius beserta jajarannya langsung turun tangan menangani situasi pasca kericuhan. Upaya mediasi ini bertujuan mempertemukan kedua belah pihak yang terlibat dalam suasana yang kondusif dan damai.

Baca Juga  Prediksi Final Piala AFF U-23: Indonesia vs Vietnam

Dalam penanganan kasus ini, Polsek Malunda berkoordinasi dengan pemerintah setempat, termasuk camat Malunda. Rencana pertemuan antara para pihak yang terlibat dengan panitia penyelenggara akan dilaksanakan di kantor camat sebagai langkah lanjutan proses perdamaian.

Sebelumnya Camat Malunda, Muslimin, menjelaskan kejadian tersebut dipicu kesalahpahaman antar penonton. “Ini murni kesalahpahaman antar penonton, bukan masalah yang melibatkan para pemain,” kata Muslimin.

Baca Juga  BPBD Sulbar Terima Laporan Jebolnya Tanggul Penahan Ombak di Desa Salutambung

Sementara itu, panitia penyelenggara sepak bola mengklarifikasi bahwa gesekan yang terjadi adalah antar penonton, bukan pemain yang sedang bertanding. Situasi telah berhasil didamaikan oleh pihak panitia pelaksana (panpel) bersama tim keamanan setempat. (Har/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *