Bupati AST Ikuti Pagelaran Messawe Totamma, Warga Tammerodo Antusias

Avatar photo
Bupati Majene Andi Achmad Syukri menunggang kita menari atau Sayyang Pattuqdu di acara Messawe Totamma di Kecamatan Tammerodo, Minggu (14/6/2026). (Foto: Kominfo Majene)

MAJENE, MASALEMBO.ID– Pagelaran budaya Messawe Totamma di Kecamatan Tammerodo Sendana berlangsung meriah, Minggu 14 Juni 2026. Bupati Majene Andi Achmad Syukri bersama Ketua TP PKK Kabupaten Majene Najmah B Fattah hadir langsung di Lapangan Samaturu, Pelattoang, untuk melepas pawai arak-arakan siswa-siswi SD, MI dan TK yang menuntaskan pendidikan dasar dan khatam Al-Qur’an.

Kehadiran Bupati menjadi dukungan moral bagi ratusan siswa, santri, dan orang tua yang merayakan capaian tersebut. Momen paling menyita perhatian terjadi saat Bupati bersama Asisten I Setda Provinsi Sulbar, Camat Tammerodo Sendana, Ketua Komisi III DPRD Majene Fraksi Demokrat, Kepala UPTD Pendidikan, dan para Kepala Desa, turut menunggangi kuda menari –Sayyang Pattu’du– mengelilingi lapangan.

Baca Juga  Satukan Kekuatan Hadapi Ancaman Bencana, Kodim 1402/Polman Bersama OPD dan Camat Siaga Penuh

Aksi para pimpinan daerah yang membaur bersama peserta pawai menjadi simbol sinergi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga warisan budaya Mandar di tengah tradisi religius khataman Al-Qur’an.

Baca Juga  Pemprov Sulbar Perkuat Toleransi melalui Peringatan Maulid Nabi dengan Doa Lintas Agama

Dalam sambutannya, Bupati berpesan agar pembinaan keagamaan anak tidak berhenti setelah khatam.

“Saya minta tradisi ini terus dijaga, bahkan ditingkatkan kualitasnya. Jadikan momentum ini langkah awal bagi anak-anak untuk terus mencintai, membaca, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” pinta Bupati yang akrab dengan akronim AST ini.

Kata dia, Pemerintah Kabupaten Majene berkomitmen mendukung peningkatan kualitas SDM berbasis nilai-nilai Al-Qur’an dan pelestarian budaya lokal seperti Messawe Totamma.

Baca Juga  Mamuju Keren untuk Semua: Perayaan Hari Jadi ke-485 dengan Semangat Inklusif

Pantauan di lokasi, suasana Lapangan Samaturu berlangsung khidmat dan akrab, dengan antusiasme masyarakat menyaksikan iring-iringan pejabat yang berjalan bersama siswa-siswi berpakaian adat Mandar.

Keikutsertaan para pejabat dalam arak-arakan diharapkan memacu semangat panitia dan warga untuk menjaga kesinambungan Messawe Totamma sebagai identitas luhur generasi penerus di Majene. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *