Pemkab Sumenep dan Baznas Pulihkan Sapudi, Warga Bangkit dari Reruntuhan Gempa

Avatar photo
Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim saat meletakkan batu pertama rehabilitasi rumah warga korban gempa di Pulau Sapudi (Masalembo.id)

SUMENEP, MASALEMBO.ID – Getaran gempa berkekuatan 6,5 magnitudo yang mengguncang Pulau Sapudi akhir September lalu, meninggalkan luka dan kerusakan yang cukup parah di sejumlah permukiman warga. Namun di tengah duka itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) turun tangan cepat, memulai langkah nyata untuk membantu pemulihan rumah-rumah warga yang terdampak.

Berangsur-angsur tapi pasti warga bangkit dari reruntuhan puing-puing rumah. Dengan semangat Gotong-royong semua pihak yang hadir mengulurkan tangan kepada sesama anak bangsa, yang edang tertimpa musibah.

Menurut Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim mengatakan, langkah kolaboratif ini menjadi simbol kepedulian pemerintah daerah dan lembaga zakat terhadap masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana. Baznas Kabupaten Sumenep mulai menyalurkan bantuan untuk perbaikan rumah yang masuk dalam kategori Rusak Berat (RB) dan Rusak Sangat Berat (RSB) di wilayah terdampak gempa.

Baca Juga  Dana Dipangkas 70 Persen, DPRD Sumenep Serukan Desa Mandiri

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan Baznas dalam membantu meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah, dengan memperbaiki rumah yang RB dan RSB akibat gempa bumi,” ujarnya.

Ia menegaskan, langkah cepat ini bukan hanya sebatas penyaluran bantuan fisik, tetapi juga sebagai bentuk kehadiran pemerintah untuk membangkitkan semangat masyarakat agar tidak larut dalam kesedihan.

“Kami berharap bantuan perbaikan rumah ini dapat memotivasi warga untuk bangkit kembali, menata hidup setelah musibah gempa yang terjadi pada 30 September lalu,” kata Wabup.

Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi terhadap Baznas Kabupaten Sumenep yang sigap menyalurkan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) untuk program sosial dan kemanusiaan. Menurutnya, sinergi seperti ini membuktikan bahwa pengelolaan zakat bisa menjadi instrumen penting dalam mempercepat pemulihan pascabencana.

Baca Juga  Dua Bayang-Bayang Isu Besar Hantui Diskominfo Sumenep

“Baznas menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam bidang sosial dan kemanusiaan. Kami mengapresiasi penyaluran dana ZIS yang dilakukan secara cepat dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Sumenep, lanjut Wabup, tidak bekerja sendiri. Berbagai elemen turut dilibatkan dalam upaya pemulihan pascagempa, mulai dari TNI, Polri, PMI, hingga relawan di berbagai wilayah.

“Kami hadir untuk masyarakat bersama seluruh instansi terkait. Gotong royong menjadi kunci agar Sumenep, khususnya Pulau Sapudi, segera pulih kembali,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup KH. Imam Hasyim menyerahkan bantuan secara simbolis bersama Kasdim 0827/Sumenep, Mayor Cba Ari Pamungkas, serta perwakilan Pemkab, Baznas, TNI, dan Polri.

“Semoga warga yang terdampak diberi kesabaran dan kekuatan oleh Allah SWT. Pemerintah akan terus berupaya meringankan beban masyarakat melalui berbagai bentuk bantuan,” ujarnya.

Baca Juga  Bappeda Sumenep Prioritaskan Pembangunan Berdasarkan Aspirasi Warga

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Sumenep, A. Rahman, menjelaskan bahwa tahap awal bantuan difokuskan pada empat rumah yang mengalami kerusakan berat dan sangat berat.

“Total bantuan yang kami salurkan mencapai Rp100 juta, dengan rincian dua rumah rusak sangat berat mendapat Rp30 juta per unit, dan dua rumah rusak berat mendapat Rp20 juta per unit,” paparnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh bantuan bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzaki di Kabupaten Sumenep. Penyaluran dilakukan dengan prinsip transparansi, keadilan, dan akuntabilitas agar manfaatnya tepat sasaran.

“Dana zakat ini kami kelola dengan tanggung jawab, untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang terdampak musibah. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga dan mempercepat proses pemulihan,” pungkasnya. (Red/TH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *