SUMENEP, MASALEMBO.ID– Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Zainal Arifin, memastikan bahwa pertemuan terkait efisiensi anggaran antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Sumenep akan dilaksanakan pekan depan.
Kepastian jadwal tersebut diperoleh setelah adanya konfirmasi dari Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep, yang sekaligus menjabat sebagai Ketua TAPD eksekutif. Sebelumnya, Sekda telah berjanji akan menyampaikan informasi ini kepada seluruh anggota DPRD, khususnya Banggar.
“Rapat ini pasti akan dilaksanakan. Pak Sekda sudah berjanji untuk menyampaikan hal ini kepada anggota DPRD Sumenep,” ujar Zainal Arifin pada Senin (17/3/2025).
Saat ini, DPRD masih memiliki agenda lain yang cukup padat, sehingga pembahasan efisiensi anggaran belum bisa digelar dalam waktu dekat. Lembaga legislatif masih harus menyelesaikan beberapa agenda rapat dan kegiatan kelembagaan lainnya yang dijadwalkan hingga akhir pekan ini.
“Minggu depan baru bisa digelar. Saat ini, DPRD masih memiliki agenda Paripurna yang berlangsung hingga Kamis,” jelasnya.
Desakan dari Komisi III DPRD Sumenep
Kepastian jadwal ini menjadi jawaban atas desakan dari Komisi III DPRD Sumenep yang meminta pimpinan dewan segera mengagendakan rapat antara Banggar dan TAPD. Sebelumnya, Komisi III merasa tidak dilibatkan dalam pembahasan efisiensi anggaran, terutama terkait pemangkasan anggaran untuk kegiatan dewan, seperti perjalanan dinas.
Mereka menolak beberapa rencana pemangkasan tersebut dan menuntut agar pembahasan dilakukan secara transparan dan melibatkan seluruh pihak terkait.
Rapat yang akan digelar pekan depan diharapkan dapat menghasilkan solusi terbaik agar efisiensi anggaran tetap berjalan tanpa mengganggu tugas dan fungsi DPRD Sumenep.
Harapan untuk Koordinasi yang Lebih Baik
Zainal Arifin mengakui bahwa sebelumnya terdapat kendala komunikasi antara DPRD dan TAPD, yang menyebabkan pembahasan efisiensi anggaran tertunda.
“Ketika Pak Sekda memiliki waktu untuk rapat, sebagian besar anggota dewan justru sedang melakukan perjalanan dinas. Ini yang menyebabkan ketidaksesuaian jadwal antara kami dan Ketua TAPD,” tambahnya.
Diharapkan dengan adanya pertemuan ini, koordinasi antara DPRD dan TAPD dapat berjalan lebih baik ke depannya. Selain itu, diharapkan tidak lagi terjadi miskomunikasi dalam pembahasan anggaran, sehingga proses efisiensi dapat berjalan dengan lebih efektif dan transparan. (Red/TH)












