MAMASA, MASALEMBO.ID – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi secara resmi membuka kegiatan Kemah Kerja Persekutuan Pemuda Gereja Toraja Mamasa (PPGTM) wilayah IV yang berlangsung di Desa Kanan, Klasis Tamalantik, Rabu (12/6). Kegiatan ini diikuti oleh pemuda dari empat klasis yang tergabung dalam persekutuan pemuda, dan akan berlangsung selama tiga hari.
Acara dibuka dengan ibadah bersama dan turut dimeriahkan oleh penampilan musik dari Band Sinode serta tarian remaja dari Klasis Tamalantik. Kegiatan ini mengusung semangat persatuan dan pelayanan, serta menekankan peran pemuda dalam pembangunan daerah dan gereja.
Hadir dalam pembukaan kegiatan antara lain Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode, Deppatola Pawa, Ketua Pemuda Pusat PPGTM, Edi Depparinding, Ketua TP-PKK Kabupaten Mamasa, anggota DPRD Mamasa Yohanis Karatong dan Oktovianus, Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Mamasa, perwakilan TNI-Polri, Ketua KONI Mamasa, para kepala desa di wilayah setempat, tokoh agama, tokoh adat Tandukkalua, tokoh perempuan, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Edi Depparinding menyampaikan bahwa Kemah Kerja ini bertujuan untuk bersaksi, bersekutu, dan melayani, memupuk semangat kebersamaan dan motivasi di kalangan pemuda sebagai tiang gereja yang berkarakter mulia. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Mamasa atas kehadiran dan dukungan langsungnya.
Bupati Welem Sambolangi dalam sambutannya mengajak para pemuda untuk tetap konsisten dalam memelihara nilai-nilai adat, budaya, serta kearifan lokal. Ia juga menekankan pentingnya inovasi dan peran pemuda dalam menciptakan suasana yang damai dan sejuk untuk mendukung pembangunan daerah.
“Kita ingin pada awal Desember suasana Natal sudah terasa di Mamasa. Kita ciptakan kedamaian, sehingga menarik perhatian wisatawan. Mamasa ini modalnya adalah jasa dan sumber daya alam, khususnya potensi pariwisata,” ungkapnya.
Selain itu, Bupati membuka sesi tanya jawab dengan peserta kemah. Salah satu pertanyaan yang muncul adalah mengenai status BPJS yang belum aktif. Menanggapi hal itu, Bupati meminta para kepala desa untuk segera mengurusnya karena masih tersedia kuota penerima BPJS di pusat sebanyak 5.000 jiwa dan dari provinsi sebanyak 1.500 jiwa.
Bupati juga mengimbau masyarakat untuk taat membayar pajak penghasilan (PPh) melalui kolektor yang telah ditetapkan dengan SK sebanyak 200 orang dan tersebar di desa-desa se-Kabupaten Mamasa.
Berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam kemah kerja ini antara lain pembinaan pemuda, bakti sosial jalan tani, pengobatan gratis, penanaman pohon dan tanaman buah jangka panjang, serta pembenahan gedung gereja, semuanya dilaksanakan di wilayah Desa Kanan. (Angsar)












