MAJENE, MASALEMBO.ID — Suasana Lapangan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene (STIKES BBM) mendadak dipenuhi keharuan dan semangat membara pada Rabu (2/9/2026). Pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 berlangsung meriah, ditandai dengan prosesi simbolis pengalungan tanda masuk oleh Ketua STIKES BBM Majene, Yulianah Sulaiman kepada para mahasiswa baru.
Dalam momen tersebut, Yulianah menyampaikan pesan mendalam terkait tantangan calon tenaga kesehatan di tengah derasnya arus modernisasi. Di hadapan ratusan pasang mata, ia menegaskan pentingnya menjaga empati di samping menguasai kecanggihan teknologi era digital.
“Teknologi boleh semakin canggih, tetapi nilai kemanusiaan, empati, dan integritas tidak boleh hilang. Sebagai calon tenaga kesehatan, masyarakat nantinya bukan hanya membutuhkan kecerdasan dan keterampilan kalian, tetapi juga membutuhkan kepedulian, ketulusan, dan hati yang mampu melayani,” ujar Yulianah Sulaiman saat menyampaikan sambutannya di Lapangan STIKES BBM Majene, Rabu (2/9).
Lebih lanjut, Yulianah memotivasi seluruh peserta PKKMB agar tidak menuntut ilmu hanya demi selembar ijazah. Ia menekankan bahwa ikhtiar belajar di STIKES BBM Majene merupakan fondasi awal untuk mencetak insan kesehatan unggul, berintegritas, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
Pembukaan kegiatan PKKMB 2026/2027 ini pun secara resmi ditandai dengan pembacaan basmalah yang disambut tepuk tangan gemuruh dari seluruh sivitas akademika yang hadir. (ril/red)














