Dinkes Sulbar Dampingi Implementasi RME di RS Pratama Salutambung

Avatar photo
Tim Kerja Data dan Informasi Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Saleh saat menyampaikan materi pada pendampingan teknis penerapan sistem RME Khanza, mulai dari instalasi, pelatihan penggunaan, hingga sinkronisasi data pelayanan di RS Pratama Salutambung, Kecamatan Ulumanda, Majene. (Foto: Kominfo Sulbar)

MAJENE, MASALEMBO.ID – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong transformasi digital di bidang kesehatan. Salah satunya dengan melakukan pendampingan implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) di Rumah Sakit Pratama Salutambung, Kabupaten Majene, pada Sabtu 18 Oktober 2025.

Kegiatan ini dihadiri Muh Saleh Yahya dan Muh Yusran, tim kerja Data dan Informasi Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat. Keduanya melakukan pendampingan teknis penerapan sistem RME Khanza, mulai dari instalasi, pelatihan penggunaan, hingga sinkronisasi data pelayanan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, dr Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan tim RS Pratama Salutambung ke Dinas Kesehatan Provinsi pekan lalu.

Baca Juga  Pemkab Mamuju Tengah Teken Kerja Sama Publikasi dengan 33 Media

“Pendampingan ini sejalan dengan Panca Daya kelima yang digagas oleh Gubernur Sulawesi Barat dan Wakil Gubernur Salim S Mengga, yaitu memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas,” ungkap Nursyamsi.

Baca Juga  Festival Dahsat 2025, Olahan Pangan Lokal TP-PKK Desa Palipi Soreng Juara Pertama

SIMKES Khanza sendiri merupakan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Kesehatan (SIMKES) yang dapat digunakan oleh Rumah Sakit, Klinik, Puskesmas, maupun Praktek Mandiri. Aplikasi ini bersifat gratis dan open source, dikembangkan oleh Yayasan SIMRS Khanza Indonesia (YASKI) untuk mendukung digitalisasi layanan kesehatan di seluruh Indonesia.

Baca Juga  Dana Dipangkas 70 Persen, DPRD Sumenep Serukan Desa Mandiri

Dengan penerapan RME Khanza, diharapkan RS Pratama Salutambung mampu meningkatkan efisiensi pencatatan, mempercepat pelayanan, dan menyediakan data kesehatan yang akurat bagi pasien maupun pengelola layanan.

Langkah kecil ini menjadi bagian dari upaya Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat dalam mewujudkan layanan kesehatan yang modern, transparan, dan berorientasi pada mutu pelayanan bagi masyarakat. (Ril/har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *