ISLAMABAD, MASALEMBO.ID – Sebuah ledakan bom bunuh diri mengguncang area parkir di kompleks pengadilan Islamabad, menewaskan setidaknya 12 orang dan melukai puluhan lainnya.
Menteri Dalam Negeri Pakistan, Mohsin Naqvi, mengungkapkan bahwa sasaran utama pelaku adalah kendaraan polisi yang berusaha memasuki kompleks tersebut. Korban yang sebagian besar warga sipil kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit terdekat.
Pihak berwenang segera menutup lokasi kejadian untuk mengamankan area dan menginisiasi proses penyelidikan.
Presiden Asif Zardari mengecam keras aksi teror ini dan menegaskan bahwa kelompok teroris yang mendapatkan dukungan asing harus segera diberantas.
Sementara, Perdana Menteri Shehbaz Sharif menuduh India sebagai pihak di balik penyebaran teror di wilayah tersebut, dengan serangan ini didalangi dari wilayah Afghanistan yang didukung oleh India. India sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan tersebut.
Di sisi lain, pemerintah sementara Afghanistan menyampaikan duka cita dan kecaman atas ledakan di Islamabad serta insiden serupa di Wana, wilayah barat laut Pakistan. Saat ini, pasukan keamanan tengah melakukan operasi melawan tiga militan yang bersembunyi di Wana Cadet College, tempat sekitar 500 taruna berasrama. Menteri Dalam Negeri Pakistan mengonfirmasi bahwa tiga militan tewas dalam operasi tersebut.
Kejadian ini kembali menyoroti ancaman terorisme yang masih membayangi kawasan dan pentingnya kerja sama internasional dalam upaya penanggulangan. (*)
Sumber: Anadolu dikutip dari Antara.












