Personel Polres Polman dan Polsek Tinambung Olah TKP Kasus Warga Meninggal Dunia

Avatar photo
Personel Polres Polman dan Polsek Tinambung Olah TKP Kasus Warga Meninggal Dunia

POLMAN.MASALEMBO.ID – Personel Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Polewali Mandar bersama jajaran Polsek Tinambung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait ditemukannya seorang warga berinisial S (19) meninggal dunia diduga akibat gantung diri di Kecamatan Limboro, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (14/5/2026).

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh tante korban. Berdasarkan keterangannya, saat itu dirinya hendak memanggil korban untuk pergi memetik kelapa. Namun setelah beberapa kali dipanggil tanpa jawaban, saksi merasa curiga dan mengintip ke dalam kamar korban.

Baca Juga  Masuk Lewat Jendela, Maling Bawa Kabur TV 43 Inci Milik SLB Negeri Wonomulyo

Saksi kemudian mendapati korban sudah dalam kondisi tergantung di dalam kamar. Melihat kejadian itu, ia langsung memanggil anggota keluarga lainnya untuk mendobrak pintu kamar.

Saat pintu berhasil dibuka, korban diketahui sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Menerima laporan masyarakat, Kapolsek Tinambung AKP Ramli, S.Sos langsung memerintahkan personel piket bersama Bhabinkamtibmas Desa Renggeang yang dipimpin Kanit Binmas IPDA Muh. Saleh untuk menuju lokasi kejadian.

Baca Juga  IMM Sulbar Minta Polda Segera Proses Hukum Pelaku Kekerasan Terhadap Masyarakat

Tak lama berselang, Personel Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Polewali Mandar turut tiba di lokasi guna melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal.

Kasat Reskrim Polres Polewali Mandar AKP Budi Adi, S.H., S.Sos., M.H. mengatakan pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur, termasuk meminta keterangan dari keluarga dan para saksi.

Baca Juga  Polisi Masih Dalami Motif Tragedi Berdarah yang Tewaskan Notaris Muda di Wonomulyo

“Kami dari Sat Reskrim Polres Polewali Mandar bersama personel Polsek Tinambung telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari pihak keluarga maupun saksi di lokasi kejadian.

Dari hasil pemeriksaan awal, pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi,” ujarnya.

Pihak keluarga korban diketahui menerima peristiwa tersebut dengan ikhlas dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *