Datangi Rujab Bupati, Ini Tuntutan Perwakilan Warga Desa Banua Adolang

Bupati Majene DR. H. Andi Achmad Syukri saat bertemu perwakilan warga Desa Banua Adolang di Rujab Bupati Majene, Sabtu (07/06/2025).

MAJENE, MASALEMBO.ID – Masyarakat tentu menginginkan kinerja pemerintah dengan menunjukkan peningkatan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diemban.

Dengan beragam pandangan, tentu pula terdapat pujian, namun tak sedikit yang mengkritik dan mengecewakan banyak warga. Untuk itu, perlunya perbaikan kinerja pemerintah bersama jajarannya yang baik untuk dapat mencapai target visi misi yang digagasnya.

Seperti halnya, sejumlah perwakilan warga, yakni tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda Desa Banua Adolang Kecamatan Pamboang mendatangi Rumah Jabatan (Rujab) Bupati, Sabtu (07/06/2025).

Baca Juga  Pemkab Sumenep Fokuskan Rp 50 Miliar untuk Percepatan Jalan di Kangean, Proyek Tertunda karena Efisiensi Anggaran

Dalam pertemuan Bupati Majene DR. H. Andi Achmad Syukri, perwakilan warga Desa Banua Adolang mempertanyakan penetapan Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Banua Adolang yang baru saja menerima Surat Keputusan (SK) Bupati Majene.

Baca Juga  Kawal Inflasi, Pemprov Sulbar Gelar Gerakan Pangan Murah, Didukung Bulog

“Kedatangan kami bertemu Bupati Majene supaya menugaskan Pj Kades Banua Adolang sesuai keinginan masyarakat,” tutur Hamsir seorang tokoh Adat Desa Banua Adolang.

Dikatakan, warga sangat menginginkan pemimpin yang amanah dan bermasyarakat serta tidak mempunyai story jarang masuk kantor. “Kades sebagai pejabat publik yang memiliki tugas dan tanggungjawab besar dalam memajukan desa dan melayani masyarakatnya dengan baik dan benar,” bebernya.

Baca Juga  Operasi SAR ATR 42-500 Berakhir, 7 Paket Berhasil Dievakuasi Hari Ini

Dikemukakan, warga menginginkan Pj Kades dari kalangan pribumi karena dapat mengartikan keinginan warga secara sederhana, yaitu menginginkan warga asli atau penduduk desa setempat.

“Keinginan warga agar menempatkan Pj Kades seorang warga pribumi yang dianggap paling layak, dan benar-benar mewakili kepentingan masyarakat desa,” pintanya. (ahn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *