Warga Empat Desa Keluhkan Jalan Poros Antar Kecamatan yang Rusak Parah di Mamasa

Tampak salah satu titik jalan yang rusak parah. Kondisi ini terus dikeluhkan warga empat desa. (Foto: Angsar/masalembo.id)

MAMASA, MASALEMBO.ID – Warga dari empat desa di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat mengeluhkan kondisi jalan poros yang menghubungkan Kecamatan Mambi dan Kecamatan Bambang. Jalan yang menjadi urat nadi perekonomian dan aktivitas masyarakat itu kini mengalami kerusakan parah dan membahayakan pengguna kendaraan bermotor.

Kerusakan parah dimulai dari Desa Sondonglayuk, Kecamatan Mambi, sepanjang sekitar 1,5 kilometer menuju Desa Saluassing, Desa Salukepopok, dan Desa Saludengen Rantetaima di Kecamatan Bambang. Kondisi jalan yang berlubang, menurun, dan berlumpur, terlebih saat musim hujan, menyebabkan air menggenang dan memperparah medan yang dilalui warga.

Baca Juga  Dua Pendaki Gunung Gandang Dewata Dievakuasi Usai Alami Gangguan Kesehatan

“Sudah banyak warga yang mengalami kecelakaan di beberapa titik rawan. Apalagi saat hujan, kondisi jalan sangat licin dan berbahaya,” ujar Thamrin, seorang pemuda sekaligus aktivis yang berdomisili di wilayah tersebut.

Baca Juga  Dinas Kominfo SP Kolaborasi Komisi Informasi Sulbar Gelar Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik

Ia menuturkan bahwa warga setempat kerap melakukan gotong royong untuk menimbun jalan rusak, namun upaya itu tak bertahan lama karena kondisi tanah yang labil serta curah hujan yang tinggi. “Masalah ini sudah kami sampaikan ke DPRD dan Pemerintah Kabupaten Mamasa, tapi belum ada respon konkret terkait penganggaran untuk perbaikan,” tambah Thamrin dengan nada kecewa.

Baca Juga  69 Paskibraka Jalani Pemusatan Pembinaan Jelang HUT RI Ke-80 di Sulbar

Sebagai pemerhati sosial di Mamasa, Thamrin berharap Pemerintahan Welem Sambolangi dan H. Sudirman dapat memberi perhatian serius. “Kalaupun belum bisa dianggarkan besar, minimal dilakukan pemeliharaan seperti penimbunan sementara dan pembersihan saluran air, agar kami tidak terus menderita setiap melewati jalan ini seperti tahun-tahun sebelumnya,” tutupnya. (*)

Pewarta: Angsar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *