Masuk Lewat Jendela, Maling Bawa Kabur TV 43 Inci Milik SLB Negeri Wonomulyo

Avatar photo
Anggota Polsek Wonomulyo saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus pencurian di SLB Negeri Wonomulyo, Kabupaten Polman, Jumat 17 Oktober 2025. (Humas Polres Polman/dok)

POLEWALI, MASALEMBO.ID – Aksi pencurian kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Wonomulyo. Kali ini, Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Wonomulyo di Desa Banua Baru, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, menjadi sasaran pencuri yang berhasil membawa kabur sejumlah barang elektronik milik sekolah.

Kapolsek Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, mengatakan pihaknya menerima laporan dari Kepala Sekolah SLB Negeri Wonomulyo, Andi Rahayu (36), yang mendapati ruang kerjanya telah dibobol maling, Jumat (17/10/2025).

Menurut keterangan pelapor, saat tiba di sekolah sekitar pukul 07.30 WITA, televisi berukuran 43 inci yang biasa berada di ruang kepala sekolah sudah tidak ada. Selain itu, laci meja kerja tampak berantakan. Setelah diperiksa lebih lanjut, kamera Canon lengkap dengan tripodyang sebelumnya disimpan di dalam laci juga hilang. Jendela bagian belakang ruang kerja ditemukan dalam keadaan terbuka, diduga menjadi jalur masuk pelaku.

Baca Juga  Jejak Bakti TNI di Pelosok Lenggo: Merajut Asa yang Sempat Terputus

“Awalnya saya curiga karena ruangan tampak berantakan dan jendela terbuka. Setelah dicek, TV dan kamera sudah hilang,” ujar Kepala Sekolah Andi Rahayu kepada petugas kepolisian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel piket Polsek Wonomulyo yang dipimpin Aiptu Nuralim, segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan bahan keterangan, serta mendokumentasikan kondisi ruangan.

Baca Juga  Pemkab Polman Jadwalkan Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu Tahun 2025

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga pelaku masuk melalui jendela belakang yang dicungkil, kemudian melarikan diri melalui area persawahan di belakang sekolah. Sayang di lingkungan sekolah tidak terdapat kamera CCTV, sehingga kejadian tidak terekam.

Adapun barang-barang yang dilaporkan hilang antara lain satu unit kamera Canon warna hitam beserta tripod senilai sekitar Rp9 juta, dan satu unit televisi 43 inci senilai sekitar Rp4 juta. Total kerugian ditaksir mencapai Rp13 juta.

Kapolsek Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, menegaskan bahwa pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku pencurian.

Baca Juga  Mengurangi Kesenjangan Gender dalam Partisipasi Kerja di Polewali Mandar

“Tim sudah turun ke lokasi untuk melakukan identifikasi, olah TKP, dan mengumpulkan barang bukti. Kami akan berupaya maksimal agar pelaku segera tertangkap,” tegas Kapolsek.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya pengelola sekolah dan kantor pemerintahan, agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di malam hari atau saat lingkungan sekitar sedang sepi.

“Kami minta agar setiap sekolah dan instansi memperkuat sistem keamanan, misalnya dengan memasang CCTV atau menambah penjagaan malam. Ini penting untuk mencegah kasus serupa,” tambahnya. (har/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *