Suhardi Duka: Saya Menyesali Kejadian di RSUD Sulbar dan Akan Evaluasi Menyeluruh

Avatar photo
Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (dok: Kominfo Sulbar)

MAMUJU, MASALEMBO.ID – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka menyampaikan permohonan maaf akibat dugaan penolakan pasien oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sulbar, Selasa (22/4). Kejadian ini mengakibatkan pasien meninggal dunia.

Baca Juga  Gubernur SDK Hadiri Pelantikan DPW PAN Sulbar, Targetkan Koalisi Kembali di Pilgub 2029

“Saya Gubernur mohon maaf atas kejadian ini yang tidak mengenakkan, dan menyesakkan kita,” kata Gubernur Suhardi Duka di Mamuju, Selasa.

Gubernur SDK mengaku menyesali adanya kejadian tersebut. Dia menegaskan akan mengevaluasi seluruh pejabat yang ada di RSUD Sulbar, termasuk Standar Operasional Prosedur (SOP)-nya.

Baca Juga  Asistensi RKA Perubahan 2025, BPKPD Sulbar Inginkan Perencanaan yang Tepat Sasaran

“Kejadian ini tidak boleh terjadi di setiap institusi pemerintah,” tegasnya.

SDK sapaan akrabnya juga menuturkan, sesungguhnya ia bersama Wakil Gubernur Salim S Mengga ingin gerak cepat menata pejabat di Sulbar namun terhambat oleh regulasi.

Baca Juga  Peringati Hari Ibu, Ketua TP PKK Sulbar Serahkan Bantuan ke Warga Binaan Lapas Perempuan

“Tapi karena aturan yang ketat tentang mutasi dan lain-lain, yah kita tunggu dan ikuti aturannya,” pungkasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *