Perkuat Ketahanan Air, Dinas PUPR Sulbar Optimalkan Fungsi Pintu Air Lakejo Polman

Avatar photo

POLMAN, MASALEMBO.ID — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat pengelolaan infrastruktur sumber daya air. Melalui petugas di wilayah Lakejo, Kabupaten Polewali Mandar, kegiatan pemantauan dan pengelolaan pintu air kini semakin diintensifkan guna memastikan distribusi air ke lahan pertanian tetap berjalan optimal.

Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh infrastruktur irigasi berfungsi responsif terhadap kondisi cuaca dan kebutuhan di lapangan. Selain menjaga teknis pengairan, para petugas di lapangan juga menunjukkan dedikasi dan semangat kebersamaan yang tinggi demi menjamin ketersediaan air bagi masyarakat.

Baca Juga  Ridwan Alimuddin Raih Penghargaan Bergengsi Kementerian Kebudayaan RI

Upaya penguatan pengelolaan sumber daya air ini merupakan implementasi nyata dari visi dan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga, dalam mendorong pembangunan daerah yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Baca Juga  Wakili Gubernur di Festival Sungai Tubo, Kadis PUPR: Pembangunan Harus Selaras Kelestarian Lingkungan

Penanggung jawab kegiatan, Adien, turun langsung melakukan koordinasi dan pemantauan di lokasi. Ia menekankan pentingnya disiplin dan profesionalisme bagi setiap petugas dalam menjaga aset negara tersebut.

“Kami tetap memastikan seluruh petugas menjalankan tugasnya dengan baik. Ini merupakan bentuk tanggung jawab dan komitmen kami dalam menjaga infrastruktur irigasi agar tetap siap dan andal,” ujar Adien.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas PUPR Sulawesi Barat, Surya, memberikan apresiasi tinggi atas kinerja tim di lapangan. Menurutnya, pemeliharaan rutin ini adalah kunci keberhasilan program nasional dalam bidang pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.

Baca Juga  SDK Siap Bawa Jalan Bonehau-Kalumpang ke Menteri PUPR

Diharapkan, melalui sinergi yang kuat dan komitmen bersama, optimalisasi Pintu Air Lakejo ini dapat memberikan dampak positif langsung bagi produktivitas pertanian serta kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Polewali Mandar. (ril/wal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *