Mudik Gratis Kepulauan Sumenep Resmi Berlayar dari Pelabuhan Kalianget

Avatar photo
Plt Kepala Disperkimhub Sumenep Achmad DZulkarnaen saat meninjau program mudik gratis ke Kepulauan di Pelabuhan Kalianget (Istimewa/Masalembo.id)

SUMENEP, MASALEMBO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai mengoperasikan program mudik gratis bagi masyarakat kepulauan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Program yang dikemas dalam layanan “Bismillah Melayani” tersebut resmi diberangkatkan dari Pelabuhan Kalianget pada Selasa (10/3/2026).

Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat kepulauan yang ingin pulang ke kampung halaman tanpa harus menanggung biaya perjalanan. Fasilitas transportasi laut disiapkan agar warga yang tinggal di wilayah kepulauan dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih mudah, aman, dan nyaman.

Keberangkatan pertama program mudik gratis tersebut menggunakan Kapal DBS III. Sejak pagi hari, area Pelabuhan Kalianget dipadati warga yang telah bersiap menempuh perjalanan menuju sejumlah pulau di Kabupaten Sumenep. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya penumpang yang datang lebih awal untuk memastikan mereka bisa ikut dalam pelayaran perdana program tersebut.

Selain membawa barang bawaan untuk kebutuhan selama di kampung halaman, para penumpang juga tampak datang bersama keluarga. Momen ini dimanfaatkan masyarakat kepulauan yang selama ini merantau di wilayah daratan Sumenep untuk kembali berkumpul bersama keluarga menjelang perayaan Idul Fitri.

Baca Juga  MBG Sumenep Diguncang Dugaan Pungutan Iuran Oleh Korwil, BGN Diminta Perketat Pengawasan

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep, Achmad Dzulkarnain, hadir langsung di lokasi keberangkatan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana. Ia memantau proses naiknya penumpang ke kapal sekaligus memastikan kesiapan fasilitas yang disediakan bagi para pemudik.

Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan program mudik gratis tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, terutama aparat keamanan yang turut membantu pengamanan kegiatan.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI dan Polri yang telah membantu mengamankan kegiatan pelepasan mudik gratis ini sehingga seluruh proses berjalan aman, tertib, dan lancar,” katanya (11/03).

Menurutnya, keberadaan aparat keamanan di lokasi pelabuhan sangat membantu menciptakan suasana yang kondusif selama proses keberangkatan berlangsung. Dengan adanya pengamanan tersebut, masyarakat yang akan melakukan perjalanan laut dapat merasa lebih tenang dan nyaman.

Baca Juga  Misteri Kasus Penggantian kWh Meter di Sumenep: PLN Dinilai Kurang Transparan

Ia juga menekankan bahwa koordinasi antara pemerintah daerah dengan aparat keamanan menjadi faktor penting dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

“Sinergi antara pemerintah daerah dengan aparat keamanan sangat penting dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal. Kehadiran TNI dan Polri memberikan rasa aman bagi para penumpang yang akan berangkat mudik,” ujarnya.

Program mudik gratis ini merupakan bagian dari kebijakan pelayanan publik yang diinisiasi oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melalui program Bismillah Melayani. Kebijakan tersebut bertujuan memperkuat pelayanan kepada masyarakat, khususnya warga kepulauan yang selama ini bergantung pada transportasi laut untuk mobilitas mereka.

Dengan adanya program tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat tidak lagi terbebani biaya perjalanan ketika ingin pulang ke kampung halaman saat momentum hari besar keagamaan. Selain itu, kebijakan ini juga menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat kepulauan yang memiliki keterbatasan akses transportasi.

Tidak hanya dimanfaatkan masyarakat umum, layanan mudik gratis ini juga dimanfaatkan oleh kalangan mahasiswa. Salah satunya adalah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Kepulauan Sapeken Sumenep (HIMPASS). Mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk kembali ke daerah asal di wilayah kepulauan setelah menjalani aktivitas perkuliahan di daratan.

Baca Juga  Pakar Hadis Tarbawi Hadir, Halalbihalal Ungkap Sejarah Awal Persyarikatan Muhammadiyah di Mandar

Bagi para mahasiswa tersebut, fasilitas mudik gratis sangat membantu karena dapat mengurangi beban biaya perjalanan. Dengan adanya program ini, mereka bisa pulang lebih cepat untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.

Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap program mudik gratis ini tidak hanya membantu masyarakat secara ekonomi, tetapi juga memperkuat ikatan sosial antaranggota keluarga. Momentum Idul Fitri dinilai sebagai waktu yang sangat penting bagi masyarakat untuk kembali berkumpul dengan keluarga besar setelah lama berpisah.

Melalui program ini pula, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat, termasuk yang tinggal di wilayah kepulauan, dapat merasakan pelayanan yang sama dari pemerintah. Dengan perjalanan yang aman dan nyaman, para pemudik diharapkan bisa tiba di kampung halaman dengan selamat dan merayakan Idul Fitri bersama keluarga tercinta. (Red/TH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *