Dukung Moderasi Beragama, Kesbangpol Sulbar Ikuti Kegiatan Penguatan Organisasi PW Muslimat NU

Avatar photo
Pengurus PW Muslimat NU Sulbar dengan Kesbangpol Pemprov Sulawesi Barat. (KominfoSS Sulbar)

MAMUJU, MASALEMBO.ID – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat turut ambil bagian dalam kegiatan Penguatan Organisasi Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat Nahdlatul Ulama Sulawesi Barat pada Senin, 3 Februari 2026.

Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat peran organisasi keagamaan dalam menghadapi tantangan era modern. Ini juga bagian dari visi-misi Pemprov Sulbar dalam membangun daerah.

Baca Juga  Kejar Kepatuhan Pajak, Bapenda Sulbar Turunkan Tim: Kendaraan Nunggak Siap Ditegur

Kepala Kesbangpol Sulawesi Barat, Darwis Damir, hadir dan memberikan apresiasi dalam talk show bertema “Aswaja di Era Modern: Menjaga Tradisi di Tengah Tantangan Global”. Acara tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Barat, Adnan Nota.

Dalam sesi tanya jawab, Darwis menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan, khususnya dalam menjaga stabilitas sosial dan ketahanan bangsa.

Baca Juga  Mantapkan Visi SDK-JSM, Inspektorat Sulbar Ikuti Rakor dan Asistensi Implementasi SAKIP hingga Reformasi Birokrasi

“Kegiatan ini sangat penting dan memang membutuhkan kolaborasi dari pihak pemerintah terkait, dalam hal ini Kesbangpol, dengan PW Muslimat NU,” ujar Darwis.

Ia juga menyoroti peran strategis organisasi perempuan keagamaan dalam upaya pencegahan radikalisme dan kekerasan terhadap anak. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam membangun ketahanan masyarakat dari pengaruh paham ekstrem.

Baca Juga  Dalam Rapat Paripurna DPRD Sumenep, Bupati Achmad Fauzi Sampaikan Visi Pembangunan 2025-2030

Talk show ini menghadirkan narasumber dari Densus 88 Antiteror Polri yang memaparkan materi terkait pencegahan radikalisme, serta dipandu oleh Bunda Rosdianah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat moderasi beragama dan menjaga kerukunan umat di tengah dinamika global yang terus berkembang. (ril/har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *