Bupati Mamasa Sambut Audiensi Forum Wartawan, Ajak Kolaborasi Bangun Daerah

Bupati Welem Sambolangi menerima kunjungan audiensi wartawan lokal Mamasa, Rabu 11 Juni 2025. (Foto: Angsar)

MAMASA, MASALEMBO.ID – Bupati Mamasa Welem Sambolangi menyambut baik kedatangan Forum Wartawan Mamasa (FORWAMA) dalam audiensi yang berlangsung di ruang kerja Bupati, Selasa (11/6/2025) sore. Pertemuan yang dimulai pukul 17.30 hingga 18.45 WITA ini dihadiri 18 media yang tergabung dalam FORWAMA, meliputi media cetak, televisi, dan media online.

Bupati didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Mamasa, Lukman, beserta sejumlah staf.

Ketua FORWAMA Gerson Montonglayuk menyampaikan beberapa permasalahan terkait keberadaan wartawan lokal Mamasa. Ia menekankan peran wartawan sebagai pilar keempat demokrasi dan pembangunan di Mamasa yang selama ini kurang mendapat perhatian serius dari pemerintah sebelumnya.

Baca Juga  Akses Vital Bonehau-Kalumpang Terancam, Pemprov Sulbar Siapkan Langkah Darurat

“Selama ini seolah-olah wartawan lokal tidak mendapat perhatian, bahkan terjadi dugaan diskriminasi terhadap insan pers. Kami memohon agar Bupati bersama DPRD memperhatikan nasib wartawan dalam penganggaran APBD,” ujar Gerson.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Welem Sambolangi mengawali dengan mengedepankan adat dan budaya Mamasa yang kental. Ia mengapresiasi profesi jurnalis dalam menyajikan berita yang sejuk dan membangun.

“Saya sangat mengharapkan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten dalam mewujudkan visi misi kami. Peran wartawan Mamasa sangat kami butuhkan dalam mengangkat berita pembangunan dari segala sektor, terutama pariwisata,” kata Welem.

Baca Juga  Warga Empat Desa Keluhkan Jalan Poros Antar Kecamatan yang Rusak Parah di Mamasa

Bupati mengungkapkan keprihatinannya terhadap rendahnya tingkat kepercayaan publik pada pemerintah kabupaten yang hanya 25 persen. Ia menilai hal ini akibat pemberitaan yang hanya mengangkat sisi buruk saja.

“Mungkin itu masa lalu, sedangkan pemerintahan WS HADIR baru beberapa bulan,” tegas Welem.

Ajakan Berimbang

Welem meminta wartawan untuk tidak mengangkat berita pesanan, tetapi membuat berita yang berimbang sesuai fakta. Jika ada masalah, ia meminta wartawan menyampaikannya langsung agar dapat diperbaiki demi kemajuan pembangunan Mamasa.

Baca Juga  Edukasi Keuangan Menjangkau Desa, TPAKD Sumenep Siapkan Perangkat Desa Jadi Pelindung Masyarakat dari Pinjol Ilegal

“Wartawan adalah mitra pemerintah. Saya tidak alergi dengan wartawan, dan karier politik saya sudah 25 tahun terbiasa berbaur dengan wartawan,” ujarnya dengan nada bersahabat.

Sebagai bentuk keterbukaan, Bupati Welem membagikan nomor ponselnya kepada seluruh rekan pers yang hadir. Langkah ini dimaksudkan untuk memudahkan komunikasi saat dibutuhkan dan menunjukkan bahwa kritik, saran, dan masukan dari wartawan sangat dibutuhkan.

Pertemuan ini diharapkan dapat membuka babak baru hubungan yang lebih harmonis antara pemerintah daerah dengan insan pers di Kabupaten Mamasa. (Angsar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *