POLEWALI, MASALEMBO.ID– Untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih, Kompi 4 Yon Pelopor Brimob Polda Sulbar mendistribusikan air kepada masyarakat wilayah pesisir di Dusun Bajoe, Desa Rea, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Senin 4 Agustus 2026.
Sebanyak dua unit mobil kendaraan taktis jenis Armoured Water Cannon (AWC) dan mobil jenis Water Treatment dikerahkan ke lokasi kegiatan.
Masyarakat dusun Bajoe tampak antusias menyambut kehadiran saat mobil Water Treatment tiba di lokasi. Mereka langsung beramai-ramai datang membawa wadah seperti galon, ember, baskom, dan tempat penampungan lainnya.
Dalam pendistribusian ini, air yang dihasilkan dari mobil Water Treatment dapat langsung dikonsumsi masyarakat karena sebelumnya telah diolah dengan sistem instalasi penyulingan lebih baik dari air galon.
Salah satu warga berman Nurcahaya mengaku sangat senang dengan adanya bantuan air bersih ini, sebab sejak kemarau warga kesulitan memenuhi kebutuhan air.
“Alhamdulillah terimakasih banyak bantuan dari Brimob, ini sangat bermanfaat bagi kami di sini,” katanya.
Hal yang sama juga diungkapkan Kepala Dusun Bajoe Sunusi. Ia mengatakan, di dusun Bajoe ada sekitar 179 kepala keluarga (KK) yang terdampak krisis air bersih.
Di wilayah ini, jaringan air PDAM sudah ada tetapi sejak kemarau melanda, air PDAM sudah tidak mengalir, begitupun dengan sumur galian, airnya kering, hanya kadang ada airnya kotor dan asin.
Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, masyarakat terpaksa hanya mengandalkan air galon dengan cara membeli di sejumlah depot pengisian air galon.
“Sejak kemarau warga pakai air galon karena PDAM sudah tidak mengalir. Kalau sumur galian tanah airnya asin mungkin karena dekat dari laut,” ungkapnya.
Komandan Kompi (Danki) IV Batalyon A Pelopor, IPTU Immanuel Andrew Pratama Malau mengatakan, kegiatan ini merupakan instruksi dari Kapolri sebagai wujud nyata slogan Polri untuk masyarakat. Polri hadir di saat masyarakat membutuhkan.
Andrew mengatakan kegiatan ini untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih, di saat cuaca ekstrem di musim kemarau.
Ia menjelaskan, keunggulan dari mobil Water treatment ini karena air yang diolah bisa langsung dikonsumsi oleh masyarakat tanpa harus dimasak.
“Kami berharap, kegiatan lebih bermanfaat dan bisa membantu masyarakat saat kesulitan air bersih di musim kemarau,” pungkasnya. (ant/har)












