Bawaslu Majene Raih Penghargaan Terbaik 1 Pengelolaan Hubungan Media

Avatar photo
Tampak Kordiv Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Majene Yanti Reski Amaliah, menerima pernghargaan Anugerah Bawaslu RI di Jakarta, 20 Desember 2025. (Foto: Bawaslu Majene)

MAJENE, MASALEMBO.ID – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Majene berhasil mencuri perhatian nasional dengan meraih Penghargaan Terbaik 1 Pengelolaan Hubungan Media Massa pada Anugerah Kehumasan Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) 2025. Prestasi gemilang ini diumumkan dalam acara puncak yang digelar di Jakarta, menghormati unit kerja Bawaslu yang unggul dalam komunikasi publik.

Penghargaan ini diberikan atas inovasi Bawaslu Majene dalam membangun sinergi dengan media massa lokal dan nasional. Selama 2025, tim humas Bawaslu Majene aktif menyampaikan informasi terkini soal pengawasan pemilu, sosialisasi dan partisipasi masyarakat melalui konferensi pers rutin, liputan mendalam, serta konten digital di media sosial. Strategi ini tidak hanya tingkatkan transparansi, tapi juga perkuat kepercayaan publik terhadap proses demokrasi khususnya di Kabupaten Majene.

Baca Juga  Tim Wasev Tinjau TMMD ke-126 Kodim 1401 Majene, Pastikan Manfaat Nyata bagi Warga

“Penghargaan ini adalah buah dari kerja keras kolektif. Kami menyadari bahwa pengawasan Pemilu, Pemilihan, tidak akan efektif tanpa dukungan media massa,” ujar Kordiv Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Majene Yanti Reski Amaliah.

Baca Juga  SULBAR BERDUKA: Instruksi Pengibaran Bendera Setengah Tiang untuk Sang Jenderal

Anugerah Kehumasan Bawaslu RI dinilai berdasarkan kriteria ketepatan waktu, akurasi informasi, dan dampak terhadap opini publik. Bawaslu Majene unggul di antara ratusan peserta dari seluruh Indonesia, mengalahkan kabupaten/kota lain berkat pendekatan kolaboratif yang inklusif, termasuk keterlibatan media dan jurnalis.

Baca Juga  Gubernur Sulbar Lantik 39 PPPK Guru dan Tenaga Kesehatan di Hari Kesaktian Pancasila

Anugerah Kehumasan Bawaslu RI dinilai berdasarkan kriteria seberapa sering melakukan interaksi, kolaborasi bersama dengan media, kunjungan rutin, sebagai bagian dari liputan berkala, maupun kunjungan khusus untuk isu atau peristiwa penting yang membutuhkan liputan langsung.

Prestasi ini diharapkan jadi pemicu bagi Bawaslu Majene untuk terus inovasi, terutama menjelang agenda pengawasan pemilu 2029 mendatang. (Ril/har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *