Pansus DPRD Polman Cek Langsung Kawasan Kumuh di Campalagian, Pappang, Lapeo dan Kenje

Avatar photo
2 desa dan kelurahan di Campalagian jadi perhatian pansus DPRD Polman tinjau langsung ke permukiman warga

POLMAN.MASALEMBO.ID — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Polewali Mandar (Polman) melaksanakan pemantauan kawasan permukiman kumuh di Kecamatan Campalagian, Senin (14/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Polman, Amiruddin, bersama sejumlah anggota Pansus DPRD Polman dan Dinas Permukiman Polman. Rombongan turut didampingi Camat Campalagian Sudirman serta Kepala Desa Kenje, Alimuddin.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan melakukan peninjauan langsung di sejumlah wilayah yang menjadi sasaran pemantauan, di antaranya Kelurahan Pappang, Desa Lapeo, dan Desa Kenje.

Baca Juga  Wujudkan Program GMM-MT, Inindria Lakukan Pemangkasan Ranting

Para anggota dewan bersama jajaran pemerintah daerah melihat secara langsung kondisi lingkungan permukiman serta rumah-rumah warga yang dinilai masuk dalam kawasan kumuh.

Wakil Ketua DPRD Polman, Amiruddin, mengatakan pemantauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya melihat langsung kondisi masyarakat dan memastikan penanganan kawasan kumuh dapat dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kehadiran kami, mudah-mudahan apa yang kami laksanakan hari ini bisa dieksekusi sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan,” ujar Amiruddin.

Baca Juga  Pokir DPRD Diminta Jadi Arah Utama RKPD 2027, Fokus Kemiskinan hingga Layanan Publik

Ia berharap hasil pemantauan di lapangan dapat menjadi bahan bagi pemerintah daerah dalam menentukan langkah penanganan kawasan kumuh secara tepat dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Kenje, Alimuddin, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pansus DPRD Polman bersama pemerintah daerah ke wilayahnya.

“Kami selalu berharap mudah-mudahan pemerintah kabupaten bisa melihat siapa sesungguhnya yang masuk dalam rumah kumuh ini agar dapat perhatian pemerintah,” ungkap Alimuddin.

Baca Juga  Cegah Rekayasa Dokumen, Inspektorat Sulbar Wajibkan Suket dalam Penilaian SPBE

Ia berharap perhatian pemerintah terhadap kondisi permukiman masyarakat dapat diwujudkan melalui program penanganan yang tepat sasaran, sehingga kualitas hunian dan lingkungan warga dapat semakin baik.

Pemantauan tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong percepatan penanganan kawasan permukiman kumuh di Kecamatan Campalagian, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *