Upacara HUT RI ke-81 di Sulbar, Dihadiri Perwakilan 14 Kerajaan

Avatar photo

Mamuju,Masalembo.Id-Upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Sulawesi Barat digelar di Lapangan Ahmad Kirang, Mamuju, Senin 17 Agustus 2026. Upacara berlangsung khidmat.

Gubernur Sulbar Suhardi Duka bertindak sebagai pembina upacara. Mengenakan setelan putih-putih, Suhardi Duka memimpin jalannya upacara yang diikuti pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Sulbar dan peserta lainnya.

Dalam upacara tersebut, sejumlah perwakilan 14 kerajaan di Sulawesi Barat turut hadir. Mereka merupakan perwakilan dari konfederasi Pitu Babbana Binanga dan Pitu Ulunna Salu.

Baca Juga  Suhardi Duka: Saya Menyesali Kejadian di RSUD Sulbar dan Akan Evaluasi Menyeluruh

Kepala Kesbangpol Sulbar Muh Darwis Damir mengatakan kehadiran perwakilan kerajaan berkaitan dengan sejarah panjang perjuangan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan.

“Perjuangan itu dimulai dari kerajaan kerajaan. Setelah kerajaan masuklah ke masa persatuan dan kesatuan itu dimaknai dengan adanya pemuda-pemuda yang berhasil dan termasuk juga pimpinan pimpinan kita. Para founder yang menyiapkan kemerdekaan itu,” kata Darwis.

Baca Juga  Lantik 13 Pejabat RSUD Sulbar, Gubernur SDK Tekankan Reformasi dan Budaya Kerja Baru

Menurut Darwis, sejarah tersebut menjadi alasan penting untuk mengingat kembali perjalanan perjuangan menuju kemerdekaan.

“Itu pengantar, bahwa bendera itu tidak akan berdiri sendiri, tidak akan bisa direbut kalau tidak ada perjuangan. Perjuangan itu dimulai dari kerajaan-kerajaan kita. Habis itu masuk kepada masa perjuangan dari masa perjuangan itu masuklah kepada kemerdekaan saat ini,” ujarnya.

Baca Juga  Salim Mengga: Kita Tidak Boleh Biarkan Ada Rakyat yang Merasa Ditinggalkan

Dia mengatakan kemerdekaan Indonesia diperoleh melalui perjuangan, bukan hadiah.

“Masa perjuangan itu kita salah satunya bangsa Indonesia yang berjuang untuk merebut merdeka itu. Kalau mungkin bangsa-bangsa lain mungkin hadiah, tapi kita bukan hadiah. Ini adalah perjuangan, perjuangan kemerdekaan kita,” katanya. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *