SUMENEP, MASALEMBO.ID – Atlet pelajar Meisya Sri Anggraini, berhasil menyumbangkan medali perunggu untuk kontingen Kabupaten Sumenep pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SMP/MTs Tahun 2026.
Kompetisi yang digelar di Lapangan Atletik Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Rabu (1/7/2026), menjadi arena persaingan ketat bagi para atlet muda dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Meisye Sri Angraini yang merupakan atlet binaan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep turun pada nomor Tri Lomba Putri, Meisye tampil solid dan penuh keyakinan sejak awal hingga akhir pertandingan. Ia sukses mengumpulkan total 1.752 poin, yang mengantarkannya menempati posisi ketiga di bawah atlet dari Sidoarjo dan Surabaya.
Capaian tersebut tidak diraih dengan mudah. Meisye harus bersaing dengan atlet-atlet tangguh dari daerah lain yang memiliki pengalaman serta pembinaan yang kuat. Namun, berkat ketekunan latihan dan kesiapan mental, ia mampu tampil kompetitif dan mengamankan podium.
Sebagai atlet binaan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sumenep, Meisye telah melalui proses pembinaan yang terstruktur. Program latihan yang konsisten serta dukungan dari pelatih menjadi faktor penting dalam membentuk performa terbaiknya di ajang bergengsi tersebut.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi indikator bahwa pembinaan atlet pelajar di Kabupaten Sumenep terus mengalami perkembangan. Upaya yang dilakukan oleh berbagai pihak, mulai dari sekolah, pelatih, hingga instansi terkait, mulai menunjukkan hasil nyata di tingkat provinsi.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh. Iksan menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih oleh kontingen daerahnya. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan buah dari kerja keras kolektif seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan atlet pelajar.
“Kami bersyukur kontingen Dinas Pendidikan Sumenep mampu mempersembahkan medali pada O2SN tingkat Jawa Timur. Prestasi ini menunjukkan bahwa kerja keras atlet, pelatih, dan seluruh pihak telah membuahkan hasil yang membanggakan,” ujarnya (02/07).
Menurutnya, keberhasilan tersebut harus dijadikan momentum untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Ia berharap prestasi yang diraih Meisye tidak menjadi pencapaian terakhir, melainkan awal dari lahirnya atlet-atlet berprestasi lainnya dari Kabupaten Sumenep.
Ajang O2SN sendiri dinilai memiliki peran penting dalam menjaring dan mengembangkan bakat olahraga di kalangan pelajar. Selain menjadi wadah kompetisi, kegiatan ini juga mendorong peserta didik untuk mengembangkan karakter positif seperti disiplin, sportivitas, dan semangat juang.
Lebih jauh, Disdik Sumenep berkomitmen untuk terus memperkuat program pembinaan atlet pelajar agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi. Dengan dukungan yang berkelanjutan, peluang untuk meraih prestasi di tingkat nasional bahkan internasional semakin terbuka lebar.
Moh. Iksan juga mengajak seluruh pelajar di Kabupaten Sumenep untuk menjadikan prestasi ini sebagai inspirasi. Ia menilai bahwa setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, asalkan didukung dengan kemauan, kerja keras, dan pembinaan yang tepat.
“Semoga raihan ini menjadi motivasi bagi seluruh cabang olahraga dan peserta didik lainnya untuk terus berlatih, berkompetisi, serta mengharumkan nama Kabupaten Sumenep pada ajang yang lebih tinggi, baik tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya. (Red/TH)













