Komunitas Konten Kreator Di Polewali Mandar, Meriahkan HUT Satu Tahun Arisan YouTube, Menjadi Momentum Silaturahmi dan Berbagi Ide

Avatar photo
Deretan Silver & Gold Play Button Para Konten kreator YouTuber Polman Menjadi Bukti Bahwa Mimpi Besar Bisa Lahir Dari Daerah

POLMAN.MASALEMBO.ID – Komunitas konten kreator di Kabupaten Polewali Mandar terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. 

Berawal dari inisiatif yang dirintis sejak tahun 2020 oleh Aswad Sulpafkar, S.Pd M.Pd Bersama Ophy Soundre, komunitas yang menaungi para kreator YouTube, TikTok, hingga Facebook Pro kini telah berkembang menjadi wadah berbagi pengalaman, mempererat silaturahmi, sekaligus mendorong lahirnya kreator-kreator digital baru yang sukses.

Memasuki satu tahun pelaksanaan arisan YouTube, komunitas tersebut kembali menggelar kegiatan silaturahmi yang berlangsung pada Sabtu malam di salah satu objek wisata di kawasan Puncak Kunyi, Polewali Mandar. 

Kegiatan ini dihadiri para konten kreator dari berbagai daerah yang selama ini aktif berkarya di platform digital.

Sebagai pendiri komunitas, Aswad Sulpafkar S.Pd M.Pd bersama Ophy Soundre dikenal sebagai salah satu kreator konten asal Sulawesi Barat Polewali mandar yang telah meraih jutaan pelanggan (subscriber) di YouTube, Kanal miliknya bahkan telah melampaui satu juta subscriber dan berhasil memperoleh penghargaan Gold Play Button dari YouTube. Saat ini, jumlah pelanggannya terus bertambah dan mendekati angka dua juta subscriber.

Baca Juga  Bawaslu Majene Raih Penghargaan Terbaik 1 Pengelolaan Hubungan Media

Tidak hanya sukses membangun karier sebagai kreator digital Aswad sulpafkar juga dinilai berhasil membimbing banyak konten kreator lainnya.

Sudah Puluhan orang yang pernah dibinanya kini telah meraih Silver Play Button, sementara beberapa lainnya terus berkembang hingga memiliki ratusan ribu bahkan lebih dari satu juta subscriber.

Menurut Aswad Sulpafkar keberhasilan di dunia digital bukanlah sesuatu yang mustahil selama seseorang memiliki kemauan untuk belajar dan konsisten menghasilkan karya.

“Dalam dunia konten YouTube, tidak ada yang tidak bisa selama kita mau berproses. Yang terpenting adalah mau bekerja keras dan tetap konsisten. Saya pernah mengatakan pada tahun 2020 bahwa lima tahun ke depan akan semakin banyak orang yang ingin menjadi konten kreator. Alhamdulillah, hari ini itu benar-benar terjadi. Profesi sebagai konten kreator kini semakin diminati,” ujarnya.

Baca Juga  Kabar Duka Insan Pers Sulbar, Lalu Artana Kusuma Tutup Usia

Ia menegaskan bahwa komunitas yang dibangunnya tidak hanya berfokus pada YouTube, tetapi juga merangkul kreator dari platform TikTok dan Facebook Pro.

Menurutnya, perkembangan dunia digital membuka peluang yang sama bagi siapa saja untuk berkarya dan memperoleh penghasilan melalui konten yang kreatif dan bermanfaat.

Aswad juga mengenang pesan yang pernah disampaikan oleh Ophy Soundre, salah satu perintis konten kreator YouTube yang sudah mencapai 3 (tiga) akun silver play button di Polewali Mandar yang dikenal melalui konten hiburan. Pesan tersebut menjadi motivasi baginya untuk terus menjaga kebersamaan di antara para kreator.

“Beliau pernah berpesan kepada saya agar terus menjaga silaturahmi dengan para konten kreator yang ada di Polewali Mandar, terutama mereka yang tergabung dalam komunitas. Pesan itu selalu saya pegang hingga sekarang karena kebersamaan adalah modal utama untuk terus berkembang,” tutur Aswad.di sela sela malam acara arisan 

Baca Juga  Libatkan Multi Instansi, ESDM Sulbar Serius Evaluasi Izin Tambang Pastikan Sesuai Aturan

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Selain menjadi agenda arisan YouTube, pertemuan tersebut dimanfaatkan sebagai forum diskusi untuk saling bertukar pengalaman, berbagi strategi maupun ide mengembangkan channel digital, hingga memberikan motivasi kepada para kreator pemula agar terus berkarya secara konsisten.

Bagi komunitas, kegiatan seperti ini menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas sekaligus memperluas wawasan mengenai perkembangan dunia konten digital yang terus mengalami perubahan. 

Aswad berharap komunitas tersebut terus tumbuh dan mampu melahirkan lebih banyak kreator sukses dari Polewali Mandar maupun Sulawesi Barat pada umumnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *