Perkuat Sinergi, Bupati Majene Dampingi Gubernur Sulbar Audiensi ke Kemenkes RI 

Avatar photo
Bupati Majene Andi Achmad Syukri (tiga dari kiri/putih) saat mendampingi Gubernur Suhardi Duka audiensi dengan Kementerian Kesehatan RI. (Kominfo Majene)

JAKARTA, MASALEMBO.ID – Pemerintah Kabupaten Majene terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat dengan melakukan koordinasi intensif di tingkat pusat. Bupati Majene, Dr. H. Andi Achmad Syukri Tammalele, S.E., M.M., mendampingi Gubernur Sulawesi Barat, Dr. H. Suhardi Duka, M.M., dalam kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI di Jakarta, Rabu (10/06/2026).

Turut hadir dalam rombongan tersebut para kepala daerah (Bupati) se-Sulawesi Barat bersama Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Provinsi Sulawesi Barat. Pertemuan strategis dengan Wakil Menteri Kesehatan RI ini difokuskan pada pembahasan program kerja serta kegiatan prioritas Tahun Anggaran 2026/2027.

Baca Juga  Sambut HUT ke-81 RI, Pemprov Sulbar Doakan Indonesia Makin Makmur dan Berkeadilan

Dalam audiensi tersebut, Bupati Majene secara khusus memaparkan usulan pengembangan RSUD Majene agar dapat bertransformasi menjadi Rumah Sakit Pendidikan. Selain itu, dibahas pula mengenai penguatan layanan rujukan unggulan untuk penanganan penyakit katastrofik, yakni Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefro (KJSU) di RSUD Majene.

Usulan tersebut mendapatkan respons positif dari pihak Kementerian Kesehatan. Menanggapi rencana pengembangan tersebut, Wakil Menteri Kesehatan RI menekankan empat poin krusial yang harus dipenuhi oleh daerah agar usulan dapat berjalan optimal, yakni: Pemenuhan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan yang kompeten, Penambahan daya listrik guna mendukung operasional fasilitas rumah sakit, Penyelesaian usulan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), dan Usulan prioritas pengadaan alat kesehatan (Alkes).

Baca Juga  Syahruddin Kafilah Sulbar Masuk Tiga Besar Klasemen Sementara Tilawah Tingkat Anak-Anak Putra STQH Nasional di Kendari

Pihak Kementerian Kesehatan menyatakan komitmen penuh untuk terus mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di daerah, khususnya bagi wilayah Sulawesi Barat. Namun, Kemenkes juga memberikan catatan penting kepada pemerintah daerah agar segera melakukan pemutakhiran data secara berkala pada aplikasi ASPAK (Aplikasi Sarana, Prasarana, dan Alat Kesehatan).

Data yang terinput di dalam ASPAK menjadi basis data utama bagi Kementerian Kesehatan dalam menentukan pemenuhan kebutuhan bantuan di setiap daerah. Oleh karena itu, akurasi data yang diinput menjadi sangat krusial,” tegas pihak Kemenkes.

Baca Juga  Kecelakaan di Jalan Trans Sulawesi Majene-Mamuju, Satu Korban Meninggal Dunia

Bupati Majene, Dr. H. Andi Achmad Syukri Tammalele, merespons positif arahan tersebut dan berkomitmen untuk segera menindaklanjuti poin-poin yang diminta oleh Kemenkes. “Kami berkomitmen untuk segera mempercepat pemenuhan persyaratan dan pemutakhiran data di ASPAK agar pengembangan RSUD Majene sebagai RS Pendidikan serta peningkatan layanan rujukan KJSU dapat segera terealisasi demi masyarakat Majene yang lebih sehat,” ungkapnya.

Dengan adanya audiensi ini, diharapkan terjadi percepatan pembangunan infrastruktur kesehatan dan peningkatan mutu pelayanan medis di Kabupaten Majene serta seluruh wilayah Sulawesi Barat secara berkelanjutan. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *