MAJENE, MASALEMBO.ID – Warga Kabupaten Majene, Sulawesi Barat digegerkan dengan penemuan seorang wanita berusia 44 tahun yang diketahui merupakan salah satu pegawai bank. Korban dalam kondisi meninggal dunia ditemukan di dalam kamar kos di Jalan Manunggal, Lingkungan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Rabu (3/6/2026) pagi.
Penemuan mayat yang mendadak ini langsung mengundang perhatian dari warga sekitar.
Mendapat laporan tersebut, puluhan personel dari Polres Majene yang dipimpin langsung Kapolres Majene, AKBP Muhammad Amiruddin, segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan berbagai keterangan dan barang bukti yang dapat membantu proses penyelidikan.
Kapolres Majene AKBP Muhammad Amiruddin menjelaskan, korban pertama kali ditemukan setelah rekan sekantornya merasa curiga karena korban tidak dapat dihubungi.
“Yang pertama mengetahui dan melaporkan kejadian ini adalah teman sekantornya. Mereka merasa kuawatir karena korban tidak memberikan respons saat dihubungi,” ujar Amiruddin kepada awak media di lokasi kejadian.
Salah seorang rekan kerja mendatangi tempat tinggal korban untuk memastikan kondisi. Namun saat tiba di lokasi yakni di Pondok 3R, upaya untuk memanggil dan mengetuk pintu kamar berkali-kali tidak mendapatkan jawaban dari dalam.
Karena semakin kuawatir, rekan korban akhirnya mengambil langkah nekat memecahkan kaca jendela kamar guna melihat kondisi di dalam. Dari celah itulah, korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa.
Penemuan tragis tersebut kemudian segera dilaporkan kepada pihak kepolisian. Tidak lama, personel Polres Majene langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah TKP secara mendalam.
Kapolres Majene menegaskan bahwa hingga saat ini penyebab pasti kematian korban masih misterius dan belum dapat disimpulkan. Pihak kepolisian masih melakukan serangkaian penyelidikan intensif dan menunggu hasil pemeriksaan medis.
“Kami masih melakukan penyelidikan, untuk penyebab kematian belum bisa dipastikan karena masih menunggu hasil pemeriksaan dan visum dari tim medis,” jelasnya.
Usai berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Majene guna menjalani proses visum. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian lebih lengkap serta memastikan ada atau tidaknya indikasi tertentu yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, setelah seluruh proses pemeriksaan tim medis selesai, jenazah rencananya akan segera dibawa ke Tanah Toraja, Sulawesi Selatan untuk diserahkan kepada pihak keluarga. (har/red)













