Poltera Hibahkan Kapal, Guna Mendukung Transportasi Laut Warga Kepulauan Sumenep

Avatar photo
Wakil Bupati KH Imam Hasyim saat serah terima hiba kapal dari Poltera (Istimewa/Masalembo.id)

SUMENEP, MASALEMBO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata Politeknik Negeri Madura (Poltera) dalam mendukung pembangunan masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan yang selama ini menghadapi tantangan akses transportasi.

Sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan dinilai menjadi langkah strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan berbasis potensi lokal. Bentuk konkret kolaborasi tersebut ditunjukkan melalui program hibah kapal Aquatec Smart Ship Ecoblue kepada Pemerintah Desa Kalisangka, Kecamatan Arjasa. Bantuan ini diharapkan menjadi solusi atas kebutuhan transportasi laut yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas masyarakat kepulauan.

“Kami mengharapkan, hibah kapal ini memberikan dampak nyata untuk transpotasi laut masyarakat Desa Kalisangka,” kata Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim di sela-sela penyerahan kapal, di Kantor Bupati, Senin (06/04/2026).

Menurutnya, keberadaan kapal tersebut bukan sekadar simbol bantuan atau seremoni belaka, melainkan harus mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa transportasi laut memiliki peran vital dalam menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan warga di wilayah kepulauan.

Baca Juga  Dugaan Keterlibatan Eks Pegawai dan Kejanggalan Laporan di Balik Kasus KWh Meter Tambak Udang

Pemerintah daerah memandang kerja sama dengan institusi pendidikan seperti Poltera sebagai bagian penting dari upaya membangun daerah secara berkelanjutan. Dengan memanfaatkan hasil riset dan inovasi akademik, pembangunan tidak hanya bergantung pada anggaran, tetapi juga pada pengembangan teknologi tepat guna yang sesuai kebutuhan masyarakat.

Kapal Aquatec Smart Ship Ecoblue dinilai sebagai langkah awal yang strategis. Selain dirancang untuk mendukung mobilitas, kapal ini juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan keselamatan transportasi laut bagi warga Desa Kalisangka. Dengan akses yang lebih baik, masyarakat dapat lebih mudah menjangkau pusat layanan publik maupun kegiatan ekonomi.

“Kapal itu bukan sekadar bantuan seremonial, melainkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat yang membutuhkan transportasi laut,” ujarnya.

Baca Juga  Isu Kenaikan BBM Picu Kepanikan, Ketua DPRD Polman Imbau Warga Tetap Tenang

Lebih lanjut, Wakil Bupati menegaskan pentingnya peran pemerintah desa dalam memastikan keberlanjutan manfaat dari hibah tersebut. Ia mengingatkan agar kapal yang telah diberikan dapat dikelola secara profesional dan dirawat dengan baik agar tidak cepat mengalami kerusakan.

Ia menyatakan, Pemerintah Desa Kalisangka harus mampu mengelola dan merawat kapal, agar keberadaannya tidak cepat rusak yang ujung-ujungnya, masyarakat desanya merasakan manfaatnya secara berkelanjutan.

“Kapal ini harus benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat, dan pengelolaan yang baik menjadi kunci keberhasilan program Poltera memberikan hibah kepada Pemerintah Desa Kalisangka,” tegasnya.

Di sisi lain, pihak Poltera menegaskan bahwa program hibah ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mengimplementasikan hasil riset ke dalam kebutuhan nyata masyarakat. Inovasi kapal tersebut merupakan karya dosen yang dirancang khusus untuk menjawab persoalan transportasi di wilayah kepulauan.

Baca Juga  DPRD Jatim Minta Survei Seismik 3D PT KEI di Kangean Dihentikan

Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi Poltera, S Akhmad Arif Kurdiyanto, menyampaikan bahwa pihaknya ingin memastikan hasil penelitian tidak berhenti di ruang akademik, melainkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami ingin bantuan ini memberikan manfaat bagi warga kepulauan khususnya Desa Kalisangka Kecamatan Arjasa,” pungkasnya.

Ke depan, diharapkan kolaborasi serupa dapat terus diperluas, tidak hanya dalam sektor transportasi, tetapi juga pada bidang lain seperti perikanan, energi terbarukan, dan pengembangan ekonomi lokal. Dengan keterlibatan aktif perguruan tinggi, pembangunan daerah diharapkan menjadi lebih inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.

Langkah ini sekaligus menjadi contoh bahwa sinergi antara pemerintah dan dunia pendidikan mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, terutama di wilayah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan infrastruktur. (Red/TH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *