Usai Lebaran, RSUD Moh Anwar Perkuat Layanan Kesehatan

Avatar photo
Direktur RSUD Moh. Anwar melakukan monitoring di poli umum (Masalembo.id/Istimewa)

SUMENEP, MASALEMBO.ID – Momentum berakhirnya libur panjang Hari Raya Idul Fitri dimanfaatkan secara maksimal oleh RSUD Moh. Anwar Kabupaten Sumenep, untuk memastikan kualitas pelayanan kesehatan tetap berada pada level terbaik. Tidak sekadar kembali ke rutinitas, manajemen rumah sakit justru mengambil langkah cepat dan terukur guna memperkuat sistem layanan sekaligus membangun soliditas internal.

Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan monitoring langsung ke Poli Terpadu yang dilakukan pada Rabu (25/03). Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan, khususnya pasca cuti bersama yang kerap menjadi titik krusial dalam menjaga stabilitas layanan kesehatan.

Direktur RSUD Moh Anwar, dr. Erliyati, turun langsung ke lapangan bersama Kepala Bidang Pelayanan. Kehadiran pimpinan di tengah aktivitas pelayanan menjadi bentuk keseriusan dalam memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Baca Juga  Dana Dipangkas 70 Persen, DPRD Sumenep Serukan Desa Mandiri

“Bersama Kabid Pelayanan, kami melakukan monitoring untuk memastikan pelayanan di rumah sakit tetap berjalan dengan baik,” ujarnya (25/03).

Pemantauan ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknis seperti alur pelayanan pasien, waktu tunggu, dan kesiapan tenaga medis. Lebih dari itu, manajemen juga memastikan bahwa seluruh sistem pendukung, mulai dari administrasi hingga fasilitas penunjang, berfungsi secara optimal.

Hal ini menjadi semakin penting mengingat status rumah sakit yang kini telah meningkat menjadi tipe B.
Dengan status tersebut, RSUD Moh Anwar menghadapi tuntutan yang lebih besar dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, cepat, dan berkualitas tinggi. Tidak hanya itu, pendekatan humanis dalam pelayanan juga tetap menjadi prioritas agar pasien merasa nyaman dan terlayani dengan baik.

Menurut dr. Erliyati, konsistensi dalam menjaga mutu layanan menjadi kunci utama dalam mempertahankan kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, setiap lini pelayanan dituntut untuk bekerja secara maksimal dan berorientasi pada kepuasan pasien.

Baca Juga  Dinas Pendidikan Mamasa Bagikan 3.000 Alkitab ke Sekolah

Di sisi lain, suasana pasca Lebaran turut dimanfaatkan sebagai momentum strategis untuk mempererat hubungan antarpegawai. Tradisi saling memaafkan yang melekat pada Idul Fitri menjadi sarana membangun kembali semangat kebersamaan di lingkungan kerja.

Manajemen menilai bahwa kekompakan tim memiliki peran krusial dalam menunjang kualitas pelayanan. Tanpa kerja sama yang solid, berbagai upaya peningkatan layanan tidak akan berjalan efektif. Karena itu, penguatan hubungan internal menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi pengembangan rumah sakit.

“Pasca Lebaran ini kami jadikan sebagai momentum untuk saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan seluruh pegawai dan staf,” tuturnya.

Langkah monitoring yang dilakukan juga mencerminkan komitmen kuat manajemen dalam menjaga akuntabilitas publik. Sebagai salah satu fasilitas kesehatan rujukan utama di Sumenep, RSUD Moh Anwar dituntut untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan.

Baca Juga  Diskominfo Sumenep Perkuat Keamanan Siber Pemerintah Daerah

Semangat “Bismillah Melayani” yang diusung menjadi landasan moral sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan pendekatan tersebut, rumah sakit tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga pada nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi inti pelayanan kesehatan.

Ke depan, tantangan pelayanan kesehatan diprediksi akan semakin kompleks seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antar tenaga kesehatan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penguatan sistem layanan menjadi langkah strategis yang terus didorong oleh manajemen.

Upaya cepat pasca Lebaran ini menjadi bukti bahwa RSUD Moh. Anwar tidak ingin berpuas diri. Sebaliknya, rumah sakit ini justru menjadikan momen tersebut sebagai titik awal untuk melakukan akselerasi dalam peningkatan kualitas layanan. (Red/TH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *