Kawal Kelestarian Bahasa Mamuju,Ketua DPRD Sulbar Dukung Penguatan Literasi di Sekolah

Avatar photo

MAMUJU, MASALEMBO.ID– Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, DR. Hj. St. Suraidah Suhardi, menghadiri kegiatan Talkshow Pendidikan dan Launching Buku Bahasa Daerah Kabupaten Mamuju untuk jenjang TK, SD, dan SMP sederajat se-Kabupaten Mamuju.Kegiatan tersebut digelar di Ballroom Grand Maleo Hotel, Kamis (29/1/2026).

Acara peluncuran berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Mamuju, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Sulawesi Barat, Drs. Andi Akram Dai, M.Si., para tokoh budaya, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta masyarakat.

Baca Juga  Duta Baca Indonesia Puji Program 'Mandarras' Gubernur Sulbar

Dalam kesempatan itu, Suraidah Suhardi menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bupati Mamuju bersama tim perumus dalam meluncurkan buku bahasa daerah tersebut.

Menurutnya, langkah ini merupakan bukti nyata kepedulian pemerintah daerah dalam menjaga, melestarikan, dan membudayakan Bahasa Mamuju melalui penguatan literasi sejak tingkat sekolah.

Baca Juga  4.179 PPPK Paruh Waktu Terima SK,Gubernur Sulbar; Proses Menuju ASN Tinggal Menunggu Waktu

“Apa yang dilakukan Ibu Bupati Mamuju bersama seluruh tim perumus launching buku ini merupakan bukti kepedulian untuk menjaga, melestarikan, dan membudayakan Bahasa Mamuju. Ini dimulai melalui literasi di tingkat sekolah, dan diharapkan dapat menjadi bahan bacaan maupun bahan pembelajaran yang masuk dalam kurikulum di sekolah-sekolah,” ujar Suraidah.

Ia juga berharap program tersebut tidak hanya berhenti di tingkat kabupaten, tetapi dapat ditindaklanjuti hingga ke tingkat Provinsi Sulawesi Barat.

Baca Juga  Gubernur Sulbar Canangkan Wajib Baca di Sekolah, Minimal 20 Buku Syarat Kelulusan

“Harapannya, upaya ini tidak hanya berjalan di tingkat kabupaten, tetapi juga dapat dikembangkan di tingkat provinsi,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan penggunaan buku bahasa daerah Kabupaten Mamuju dapat menjadi media pembelajaran yang efektif dan menarik, sekaligus memperkuat rasa cinta generasi muda terhadap budaya lokal.(Rls).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *