MAMUJU, MASALEMBO.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus membuktikan komitmennya dalam mendekatkan layanan kepada publik. Kali ini, UPTD Pelayanan Pajak Mamuju menghadirkan layanan Samsat Keliling (Samkel) langsung di tengah keramaian Atrium Mall Matos Mamuju, Rabu (18/2/2026).
Kehadiran Samkel ini merupakan bagian dari rangkaian kampanye keselamatan berlalu lintas. Selain memberikan kemudahan bagi pengunjung mall untuk membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan secara instan, layanan ini juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya tertib administrasi kendaraan demi keselamatan di jalan raya.
Langkah strategis ini selaras dengan visi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dan Wakil Gubernur Salim S Mengga, dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel serta menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan merata.
Kegiatan yang berkolaborasi dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Sulbar ini mengusung tema “Membangun Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Wujudkan Generasi Berkeselamatan di Masa Depan Tanpa Menunggak Pajak Kendaraan.” Sinergi ini menegaskan bahwa kepatuhan pajak dan disiplin berkendara adalah dua pilar utama dalam membangun budaya transportasi yang bertanggung jawab.
Antusiasme warga terlihat dari capaian penerimaan kas daerah di lokasi kegiatan yang menyentuh angka Rp4.370.200. Angka tersebut murni berasal dari pembayaran pajak kendaraan bermotor para pengunjung yang memanfaatkan kemudahan layanan “jemput bola” ini.
Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan bahwa pendekatan persuasif di ruang publik seperti ini akan terus diperluas. Menurutnya, pelayanan yang proaktif tidak hanya memudahkan warga, tetapi juga efektif menjadi media sosialisasi pembangunan daerah.
“Pelayanan harus hadir di tengah masyarakat. Ketika akses dipermudah, kesadaran meningkat, maka kepatuhan juga akan tumbuh. Ini bukan hanya soal pajak, tetapi juga membangun budaya tertib dan bertanggung jawab di jalan raya,” ujar Abdul Wahab.
Bapenda Sulbar berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor, terutama dengan pihak kepolisian, guna memastikan pelayanan publik berlangsung cepat, mudah, dan berdampak nyata. Melalui gerakan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan kewajibannya, sekaligus kolektif menciptakan lingkungan lalu lintas yang aman dan tertib di Sulawesi Barat. (ril/har)












