Waspada Penipuan, Catut Nama Wagub Sulbar untuk Modus Bantuan Pembangunan Masjid

Kolase foto: Waki Gubernur Salim S Mengga di sebuah acara keagamaan. Tampil juga akun palsu mencatut nama Wakil Gubernus Salim S Mengga di media sosial. (Ist)

MAMUJU, MASALEMBO.ID — Modus penipuan dengan mencatut nama pejabat daerah kembali terjadi. Kali ini, oknum tak bertanggung jawab menggunakan nama Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga, untuk menipu sejumlah pihak dengan dalih memberikan bantuan pembangunan masjid.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pelaku menghubungi pengurus masjid dan mengaku sebagai perantara Wakil Gubernur yang hendak menyalurkan bantuan dana. Untuk meyakinkan korban, pelaku mengirimkan bukti slip transfer yang ternyata belakangan diketahui palsu.

Baca Juga  Harga Beras Naik, Pemprov Sulbar Surati Pusat Minta Penyaluran Stok SPHP Bulog

Tak berhenti di situ, pelaku juga meminta pihak masjid atau penerima bantuan untuk meneruskan sebagian dana tersebut kepada sebuah yayasan tertentu, sebagai bagian dari “amanah” dari Wakil Gubernur. Padahal, seluruh rangkaian informasi dan bukti transfer itu tidak pernah ada.

Pihak Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menegaskan bahwa Wakil Gubernur Salim S Mengga ataupun Gubernur Sulbar Suhardi Duka tidak pernah menugaskan siapapun untuk menghubungi masyarakat terkait bantuan pembangunan masjid, apalagi meminta penerusan dana ke pihak lain.

Baca Juga  Disnaker Sulbar Buka 7 Program Pelatihan Unggulan, Target 1.000 Tenaga Kerja Bersertifikat

Seskretaris Pribadi Wakil Gubernur Ardhi Amanah, juga angkat bicara. Ia menegaskan bahwa aksi penipuan yang mengatasnamakan Wakil Gubernur ini kembali terjadi dan meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati dan melaporkan kepada pihak yang berwajib.

“Kami menegaskan, tidak ada bantuan yang disalurkan Wakil Gubernur melalui perantara pribadi, apalagi meminta penerusan dana. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan segera melakukan pengecekan jika menerima informasi serupa,” ujarnya.

Baca Juga  Dinas ESDM Sulbar Teliti Dokumen Kelayakan Pertambangan PT Maulana Vasura Grup di Pasangkayu

Ardhi, mengatakan Pemerintah mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap modus penipuan yang memanfaatkan nama pejabat demi keuntungan pribadi. “Kasus ini kini tengah dilacak lebih lanjut agar pelaku dapat segera ditindak,” ujarnya. (ril/har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *