SUMENEP, MASALEMBO.ID – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep terus melakukan transformasi pelayanan ke arah yang lebih progresif dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan. Tidak sekadar menjadi rumah sakit rujukan utama di Madura bagian timur, RSUD ini kini menegaskan komitmennya dengan menghadirkan lima inovasi unggulan berbasis teknologi dan pelayanan prima.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar, Erliyati, menjelaskan bahwa capaian peningkatan status rumah sakit menjadi Tipe B bukanlah sekadar prestasi administratif. Status tersebut merupakan hasil penilaian ketat dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, PERSI, dan sejumlah lembaga teknis lainnya.
Menurutnya, status baru ini menjadi tanggung jawab besar bagi seluruh jajaran RSUD Moh Anwar untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan spesialistik lengkap tanpa harus pergi ke luar daerah.
“Naiknya status RSUDMA menjadi Tipe B adalah tanggung jawab besar. Kami ingin masyarakat Sumenep tidak perlu jauh-jauh merujuk ke kota lain. Semua layanan spesialistik harus tersedia di sini dengan mutu terbaik,” ungkapnya (19/10).
Sebagai wujud nyata peningkatan pelayanan, RSUD Moh Anwar meluncurkan lima inovasi unggulan yang dirancang untuk mempercepat, mempermudah, dan memodernisasi layanan kesehatan bagi masyarakat.
- Sistem Tabung Pneumatik (PTS)
Inovasi ini menghadirkan sistem pengiriman otomatis untuk sampel darah, dokumen, dan obat antar-ruangan. Teknologi PTS mempercepat proses laboratorium dan farmasi tanpa harus menunggu lama, sehingga efisiensi kerja meningkat signifikan. - Instalasi Peduli Pelanggan (IPP) 24 Jam, RSUD kini memiliki unit layanan pengaduan pasien yang siap beroperasi selama 24 jam penuh. Setiap laporan ditangani oleh petugas bersertifikat BNSP, dengan sistem pelaporan yang transparan dan terukur untuk menjamin kepuasan pasien.
- Layanan Radio Frekuensi Ablasi (RFA)
Sebagai rumah sakit pertama di Madura yang menyediakan teknologi RFA, RSUD Moh Anwar menawarkan metode modern untuk penanganan tumor tiroid jinak tanpa operasi besar. Prosedur ini minim luka, tanpa rawat inap, dan terbukti lebih nyaman bagi pasien. - Digitalisasi Administrasi dan Antrean
Transformasi digital kini diterapkan di hampir seluruh lini pelayanan. Mulai dari antrean elektronik, pendaftaran online, hingga pembayaran non-tunai yang terintegrasi dengan sistem BPJS Kesehatan. Langkah ini menjadikan layanan lebih cepat, transparan, dan efisien. - Pelayanan Spesialis Baru: Urologi dan Bedah Digestif, dalam beberapa bulan terakhir, RSUD juga meresmikan dua layanan spesialis baru: Urologi dan Sublayanan Bedah Digestif. Kehadiran kedua layanan ini menjawab kebutuhan masyarakat terhadap tindakan medis modern seperti penanganan batu ginjal, gangguan saluran kemih, dan pencernaan kompleks dengan dukungan tenaga ahli serta peralatan mutakhir.
Melalui inovasi-inovasi tersebut, RSUD dr. H. Moh. Anwar menegaskan diri sebagai rumah sakit daerah dengan standar pelayanan yang setara dengan rumah sakit besar di perkotaan.
Peningkatan ini tidak hanya memperkuat posisi RSUD Moh Anwar sebagai pusat layanan kesehatan utama di Madura, tetapi juga menjadi simbol nyata transformasi pelayanan publik yang berpihak pada masyarakat.
Dengan semangat profesionalisme dan visi pelayanan yang humanis, RSUD Moh Anwar Sumenep terus membuktikan bahwa rumah sakit daerah pun mampu menghadirkan layanan bermutu, modern, dan berkelas nasional bagi seluruh warga. (Red/TH)












