Presiden Prabowo Borong 4 Sapi Raksasa di Sulbar, Bobot Tembus 1 Ton

Avatar photo
Satu ekor sapi kurban berbobot 1 ton lebih dibeli Presiden Prabowo Subianto di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar. (Foto: masalembo.id/Asrianto)

POLEWALI, MASALEMBO.ID – Jelang perayaan Hari Raya Idul Adha 2026, Presiden Prabowo Subianto memborong empat ekor sapi kurban berukuran jumbo di Provinsi Sulawesi Barat. Keempat sapi “monster” dengan bobot rata-rata di atas 1 ton tersebut rencananya akan disalurkan ke sejumlah kabupaten di Sulbar untuk dibagikan kepada masyarakat pada hari raya kurban mendatang.

Fenomena ini memperpanjang catatan impresif Kabupaten Polewali Mandar (Polman) yang selama 10 tahun berturut-turut, terhitung sejak era Presiden Joko Widodo pada 2016 hingga kini, secara konsisten menjadi pemasok langganan sapi kurban kepresidenan.

Baca Juga  Bapperida Sulbar Dorong Percepatan Penanganan Jaringan Irigasi D.I. Paku di Sidang TKPSDA Saddang

Seluruh sapi pilihan tersebut berasal dari peternak lokal di Kecamatan Wonomulyo dengan spesifikasi kelas berat dan harga di atas Rp100 juta per ekor. Primadona kurban tahun ini adalah “Bagong”, sapi jenis Limosin berusia 3,5 tahun milik Muh Nur yang memiliki bobot fantastis mencapai 1.150 kilogram. Sapi terberat ini akan dikirim ke ibu kota provinsi di Mamuju. Disusul kemudian oleh “Bima”, sapi Simental seberat 1.053 kilogram milik Iskandar Ngani untuk wilayah Polewali, “Bleki” jenis Berangus seberat 1.011 kilogram milik Muhammad Yusuf yang akan dikirim ke Majene, serta “Arjuna” seberat 960 kilogram milik Andrian Henri Prayoga yang dialokasikan untuk wilayah Mamasa.

Baca Juga  Isu Usulan Mutasi, Terjadi Kegaduhan ?

Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, saat meninjau langsung kondisi kesehatan keempat sapi tersebut di kandang peternak, mengatakan apresiasi atas kepercayaan pihak Istana terhadap kualitas ternak di daerahnya.

Baca Juga  Komisi I DPRD Sulbar Bahas LKPJ Gubernur 2024, Fokus Evaluasi Program dan Kinerja OPD

“Kami sangat bangga Polewali Mandar kembali dipercaya menyediakan sapi kurban untuk Bapak Presiden. Melalui dinas peternakan dan penyuluh, pemerintah daerah akan terus memberi dukungan penuh agar produktivitas peternak kita semakin meningkat, sehingga mampu menopang pasokan sapi kurban nasional dan sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak di wilayah Polman,” tegas Samsul Mahmud.

Langkah pemerintah daerah ini diharapkan dapat menjaga standar kualitas ternak lokal agar tetap menjadi barometer sapi unggulan di Indonesia Timur. (ant/har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *