MAMUJU, MASALEMBO.ID – Upaya keras pencarian terhadap satu penumpang KM Bukit Siguntang yang dilaporkan jatuh ke laut di perairan Selat Makassar, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, hingga hari keempat, Selasa (9/12/2025), belum membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan terus memperluas area penyisiran demi menemukan korban.
Korban yang diidentifikasi bernama Suhardi (21), berjenis kelamin laki-laki, hilang setelah dilaporkan terjatuh dari kapal pada Sabtu malam (6/12/2025) lalu.
Operasi pencarian pada hari keempat ini difokuskan di area perairan yang diduga menjadi titik jatuhnya korban. Pelaksanaan pencarian dimulai sejak pukul 07.00 WITA dengan membagi tim menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) untuk memaksimalkan cakupan area.
SRU 1 menggunakan Kapal Cepat RIB 01 melaksanakan penyisiran seluas 25 Nautical Mile (NM) dengan arah radial 314 derajat menuju ke Barat Laut. Sementara itu, SRU 2 menggunakan Kapal Cepat RIB 02 melaksanakan penyisiran seluas 29 NM dengan arah radial 281 derajat menuju ke Barat.
Meskipun cuaca di lokasi pencarian terpantau berawan dengan kecepatan angin yang relatif rendah, berkisar 2-10 kilometer per jam dari Barat Laut–Timur Laut, dan kondisi gelombang cukup mendukung, tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Unsur-unsur yang terlibat aktif dalam operasi ini antara lain Tim Rescue Pos SAR Majene, Kru ABK RIB 02, SROP Mamuju, dan aparat setempat.
Beberapa alat utama yang digunakan meliputi 1 unit RIB 01, 1 unit RIB 02, 1 unit Rescue D-Max Compartment, Aqua Eye, serta berbagai peralatan navigasi, komunikasi, medis, dan evakuasi standar SAR.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju, Aswandi, dalam keterangannya menyampaikan bahwa upaya pencarian akan terus dimaksimalkan sesuai prosedur dan dukungan penuh dari unsur SAR yang terlibat.
“Basarnas Mamuju bersama seluruh unsur SAR akan melanjutkan pencarian esok hari, dengan memperluas area penyisiran sesuai perkembangan situasi di lapangan. Kami menyadari kesulitan dalam operasi ini, namun kami berkomitmen penuh untuk mencari korban. Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar operasi ini segera membuahkan hasil,” tegasnya.
Pada pukul 18.00 WITA, operasi pencarian dihentikan sementara karena kondisi hari yang sudah gelap, dengan hasil sementara masih nihil. RIB 01 kemudian bersandar di Dermaga Onang Majene, dan RIB 02 bersandar di Dermaga Rangas Mamuju. Operasi pencarian akan kembali dilanjutkan pada hari kelima, Rabu, 10 Desember 2025, pukul 07.00 WITA.
Seluruh tim berharap pada hari kelima pencarian dapat ditemukan petunjuk penting yang mengarah pada penemuan korban Suhardi. (har)












