Tiga Instruksi Tegas untuk ASN di Lingkungan Pemkab Sumenep

Avatar photo
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Anwar Yusuf Sahroni (Istimewa/Masalembo.id)

SUMENEP, MASALEMBO.ID – Arah kerja birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali dipertegas. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Anwar Yusuf Sahroni, menyampaikan tiga penekanan utama kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) saat memimpin apel gabungan, Senin (8/6/2026).

Tiga hal yang menjadi sorotan tersebut meliputi percepatan realisasi program kerja, penguatan disiplin aparatur, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia di tengah dinamika globalisasi dan percepatan transformasi digital.

Kegiatan apel yang berlangsung di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep itu diikuti berbagai unsur pejabat, mulai dari Sekretaris Daerah, asisten, staf ahli bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pejabat struktural hingga fungsional, serta seluruh ASN di lingkungan Pemkab Sumenep.

Baca Juga  KPU Sumenep Sukses Tingkatkan Partisipasi Pemilihan Pada Pilkada 2024

Kehadiran lintas unsur ini menunjukkan pentingnya momentum tersebut sebagai pengingat kolektif bagi seluruh perangkat daerah. Dalam amanatnya, Anwar membuka dengan ajakan reflektif kepada ASN agar tidak melupakan rasa syukur atas kesehatan dan kesempatan yang dimiliki. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab sebagai pelayan publik harus dijalankan dengan penuh kesadaran, integritas, dan dedikasi.

Memasuki fase akhir Semester I Tahun 2026, Anwar menilai seluruh perangkat daerah tidak boleh lengah. Evaluasi menyeluruh dan percepatan pelaksanaan program menjadi langkah krusial untuk memastikan target kinerja dapat tercapai tepat waktu.

“Kita sudah berada di akhir Semester I Tahun 2026. Karena itu, seluruh perangkat daerah harus memastikan program dan kegiatan yang telah direncanakan berjalan optimal sehingga target yang ditetapkan dapat tercapai dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya (08/06).

Baca Juga  Khotmil Quran dan Bukber, LBH Achmad Madani Putra Perkuat Silaturahmi Ramadan

Menurutnya, ukuran keberhasilan pembangunan tidak berhenti pada dokumen perencanaan. Implementasi yang konsisten dan komitmen kuat dari ASN menjadi faktor penentu yang sesungguhnya dalam menghadirkan hasil nyata di tengah masyarakat.

Selain itu, ia memberi perhatian serius pada aspek disiplin. Anwar menilai disiplin bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan fondasi utama dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang profesional dan berintegritas. Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang saling mengingatkan dan menguatkan antarpegawai.

“Disiplin harus menjadi budaya kerja kita bersama. ASN dituntut untuk memiliki tanggung jawab, integritas, dan komitmen dalam menjalankan tugas. Mari saling mengingatkan dalam kebaikan agar kualitas pelayanan kepada masyarakat terus meningkat,” ujarnya.

Baca Juga  DPRD Sumenep Tetapkan APBD 2026 dengan Target PAD Rp2,02 Triliun

Tak hanya itu, perubahan zaman yang begitu cepat akibat perkembangan teknologi juga menjadi perhatian. Anwar menegaskan bahwa ASN tidak boleh tertinggal dalam menghadapi era digital. Adaptasi menjadi kebutuhan mutlak agar pelayanan publik tetap relevan dan mampu menjawab ekspektasi masyarakat.

Dalam konteks tersebut, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi agenda yang tidak bisa ditunda. ASN dituntut untuk terus belajar, mengasah kemampuan, serta membuka diri terhadap inovasi guna memperkuat kapasitas dalam bekerja.

“Di era globalisasi dan transformasi digital, ASN tidak boleh berhenti belajar. Kita harus terus meningkatkan kualitas diri, kompetensi, dan profesionalisme agar mampu beradaptasi dengan perubahan serta memberikan pelayanan publik yang semakin cepat, efektif, dan berkualitas,” tegasnya. (Red/TH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *