SUMENEP, MASALEMBO.ID – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat budaya literasi di kalangan pelajar. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menghadirkan layanan Mobil Perpustakaan Keliling (Perpusling) langsung ke sekolah.
Kali ini, program tersebut menyasar SMKN 1 Sumenep pada Senin (08/06).
Kehadiran mobil perpustakaan tersebut langsung menarik perhatian para siswa. Sejak kendaraan layanan itu memasuki area sekolah, pelajar tampak berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk melihat dan memilih buku yang tersedia. Suasana pun berubah menjadi lebih hidup dengan aktivitas membaca yang berlangsung di berbagai sudut.
Beragam jenis buku disediakan dalam layanan Perpusling, mulai dari buku pengetahuan umum, keterampilan, pendidikan, hingga bacaan motivasi. Koleksi yang variatif ini memberikan ruang bagi siswa untuk menyesuaikan pilihan bacaan sesuai minat dan kebutuhan mereka.
Program Perpusling menjadi bagian dari strategi Dispusip Kabupaten Sumenep untuk memperluas akses terhadap bahan bacaan. Tidak hanya berfokus pada layanan di gedung perpustakaan, pendekatan jemput bola ini dinilai efektif dalam mendekatkan literasi kepada masyarakat, khususnya pelajar.
Kepala Dispusip Kabupaten Sumenep melalui Pustakawan Ahli Muda Dispusip Kabupaten Sumenep, Syaiful Bahri, menegaskan bahwa inovasi layanan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan yang merata bagi seluruh siswa dalam mengakses sumber bacaan berkualitas.
“Kami ingin layanan perpustakaan tidak hanya terpusat di gedung perpustakaan. Karena itu, melalui Perpusling kami hadir langsung ke sekolah-sekolah agar siswa lebih mudah mendapatkan akses terhadap berbagai bahan bacaan yang edukatif dan bermanfaat,” katanya (08/06).
Ia menilai, kebiasaan membaca merupakan fondasi utama dalam membentuk kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, upaya menanamkan budaya literasi harus dilakukan sejak dini dan secara berkelanjutan.
“Literasi bukan hanya tentang kemampuan membaca, tetapi juga kemampuan memahami informasi, memperluas wawasan, serta membentuk pola pikir yang kritis dan kreatif. Hal itu sangat dibutuhkan oleh generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dispusip Sumenep berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan layanan Perpusling ke berbagai sekolah lainnya. Langkah ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan di daerah secara merata.
“Kami berharap kehadiran Perpusling dapat menjadi pemantik semangat bagi siswa untuk lebih mencintai buku. Jika budaya membaca tumbuh dengan baik, maka akan lahir generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing yang kuat,” harapnya.
Di sisi lain, pihak SMKN 1 Sumenep menyampaikan apresiasi atas kehadiran layanan tersebut. Mereka menilai program Perpusling memberikan manfaat nyata bagi siswa, terutama dalam meningkatkan minat baca.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dispusip Kabupaten Sumenep atas kehadiran Mobil Perpusling di SMKN 1 Sumenep. Program ini sangat positif karena memberikan kesempatan kepada siswa untuk lebih dekat dengan buku dan menumbuhkan semangat literasi yang menjadi bekal penting bagi masa depan mereka,” ungkapnya.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar menghadirkan buku ke lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem literasi yang lebih kuat. Dengan pendekatan langsung ke sekolah, siswa diharapkan tidak lagi memiliki hambatan dalam mengakses bahan bacaan. (Red/TH)













