Pengurus Dharma Wanita Persatuan Sulbar Galang Donasi Korban Banjir dan Longsor di Aceh dan Sumatera

Avatar photo

MAMUJU,MASALEMBO.ID – Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar aksi donasi untuk masyarakat Aceh dan Sumatera yang sedang terdampak bencana. Kegiatan berlangsung pada Jumat, 12 Desember 2025, dipimpin langsung oleh Ketua DWP Sulbar, Nurwati Junda.

Aksi donasi ini sebagai wujud nyata kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat Aceh dan Sumatera yang sedang terdampak bencana, dalam membantu meringankan beban sesama, sekaligus memperkuat nilai gotong royong dan rasa kemanusiaan di tengah masyarakat.

Baca Juga  200 Keluarga Miskin di Sulbar Terima Bantuan Usaha Rp 5 Juta dari Gubernur SDK, Target 300 Lagi

Upaya ini sejalan dengan program Pemprov Sulbar yang sebelumnya juga telah melakukan penggalangan donasi yang dimotori Gubernur Suhardi Duka.

Donasi yang dihimpun berasal dari para pengurus dan anggota DWP, serta simpatisan yang turut merasakan keprihatinan atas musibah yang menimpa saudara-saudara di Aceh dan Sumatera.

Baca Juga  96 Persen Personel Pemprov Sulbar Ikuti Pengukuran Kompetensi Digital

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Hj. Nurwati Junda menyampaikan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari panggilan organisasi untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui program rutin, tetapi juga melalui aksi cepat tanggap pada situasi bencana.

“DWP Sulbar berkewajiban menunjukkan empati dan kepedulian. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatera. Solidaritas adalah penguat kita sebagai bangsa,” ujarnya.

Baca Juga  Cek Harga Hingga Kerja Bakti di Pasar Baru, Langkah Pemkab Mamuju Jelang Natal dan Tahun Baru

Donasi yang terkumpul akan segera disalurkan melalui mekanisme resmi pemerintah daerah dan jaringan organisasi perempuan yang ada di wilayah terdampak, sehingga bantuan dapat diterima tepat sasaran.

Melalui kegiatan ini, DWP Sulbar kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan peran sosial, kemanusiaan, dan kebersamaan sebagai bagian dari kontribusi organisasi untuk Indonesia yang lebih peduli dan tangguh. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *